Story cover for I am always wrong by OktavianiOktavian033
I am always wrong
  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Dec 29, 2020
"Kenapa tuhan mereka selalu menyalakan ku, apakah seburuk itu aku di depan mereka ,kalau kau mau cabut lah nyawa ku aku capek hidup dalam penderitaan ini" tangis seorang gadis yang sedang meratapi nasipnya dimana setiap orang selalu mengangap dirinya salah




" I am always wrong " ucap gadis itu lirih
All Rights Reserved
Sign up to add I am always wrong to your library and receive updates
or
#14freand
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
TUBUH GADIS NERD [END] cover
ACCOMPLISHED GIRL (on going) cover
My name is Steven ( End )  cover
Bumi ; The Hurt cover
Tentang Kita (Selesai) cover
KEPERGIAN SENJA cover
Paradise cover
Tuan R  cover
mawar putih (END/TAMAT) cover

TUBUH GADIS NERD [END]

31 parts Complete

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah