Story cover for LEIA by AnEliaand
LEIA
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Dec 29, 2020
Heh, mungkin aku bodoh. Oh tentu tidak. Aku lulusan universitas ternama di negara ini. Atau aku terlalu banyak mengkonsumsi LSD hingga halusinasi dengan jantung yang terus berdetak tak karuan? Maaf saja, tapi aku membenci narkoba. Lalu apa? Kenapa kau seakan nyata dihadapanku. Dengan senyum lembut dan tangan terbuka. "Sandi", ah betapa merdu suara itu. Lonceng berdenting pun kalah. Cantik sekali..., . Apakah aku berdosa karena memuja lukisan ini? Ya, tentu saja. Tapi aku tak keberatan. Selama aku bisa hidup bersama fatamorgana menyenangkan ini. Oh, Leia.
All Rights Reserved
Table of contents

1 part

Sign up to add LEIA to your library and receive updates
or
#12sandi
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Mencintai Nania cover
Diary Zofanya cover
Kita Sembuh Bareng? cover
Trapped By A Pervert cover
Love in the Corner cover
Mr. Perfectly Fine [COMPLETED] cover
Incest (TERBIT) cover
LOSE OR GET YOU  cover
SERENDIPITY : a Fact cover
Wildest Dreams cover

Mencintai Nania

65 parts Complete Mature

Warning! Adult content, 21+. Some scenes and languages might not be suitable for below 21. Silahkan membaca Trial&Error dulu sebelum membaca cerita ini. Dewa : Nania.. cinta aku ke kamu itu,nyata. Cinta aku ke kamu itu, ada. I love you with all my heart. Hanya saja, takdir berkata lain, kita terlahir berbeda, dan selamanya berbeda. I love you now and forever, my love. Bobby : Nania, Nia, sayang, Baby, gadis kecilku. It supposed to be fun...only. sampai akhirnya semua diantara kita, aku ke kamu, berubah menjadi cinta, di saat yang salah. I wish I could have more time. Abram : Nania.. kenapa harus kamu yang muncul dihadapanku? Kenapa kamu menjadi sandaran ternyamanku? Kenapa harus kamu yang menjadi pendengar setiaku? Dan kenapa keberanian itu harus selalu kalah dengan suara - suara nista ditelingaku? Andra : Nania..Nana..Ngil. Berapa banyak lagi panggilan spesial yang aku kasih ke kamu? perempuan yang anehnya gak pernah bikin aku merasa jengah walau kamu udah bertingkah kayak gimanapun? Perempuan yang selalu bikin aku was - was. Perempuan yang bikin seorang Andra gak seperti seorang Andra. maafin aku, kalau selama bertahun - tahun aku terlambat menyadari bentuk rasa ini apa. Semoga semuanya belum terlamabat waktu aku menyadarinya.