Story cover for TAPAK KARMA by kikiwxtoo
TAPAK KARMA
  • WpView
    Reads 1,220
  • WpVote
    Votes 967
  • WpPart
    Parts 19
  • WpView
    Reads 1,220
  • WpVote
    Votes 967
  • WpPart
    Parts 19
Ongoing, First published Dec 30, 2020
Didalam kehampaan yang menyelimutinya, tak ada sesuatu yang dapat dicapai olehnya. Mereka hanya dapat melihat kekosongan hitam tidak berarti sedang menutup kedua matanya erat seakan akan enggan menunjukkan betapa indahnya dunia yang sedang ia pijak kepadanya. 

Tangan yang terbiasa sensitif terhadap permukaan hingga jari jemari yang lihai meliuk kesana kesini mencari makna dengan tidak sengaja menemukan sebuah buku yang terasa usang. 

Mencoba memahami dan semakin memahami malah membuat dunianya terjerat dan terperangkap 'disini'

Blurb-

"Aku ingin kembali! "

Dirinya kembali kedalam ruang kehampaan sialan ini, persis seperti pertama kali kedua kakinya menapakkan jejak beberapa waktu silam. 

Menghabiskan suara yang memiliki batasan kapasitas tidak akan membuahkan hasil pun percuma, hanya ada dirinya seorang disini. 

"Munafik jika aku tidak menginginkan ini semua, aku tau itu,"

"Tapi apa kau tau, jika dengan cara seperti ini sama saja kau-"

𝘈𝘬𝘶 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘮𝘦𝘭𝘢𝘬𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬𝘮𝘶

Suara itu, kebencian terhadap suara itu kembali muncul ketika menggema di sekitarnya. Benci jika harus berpikir darimana suara itu berasal dan juga ketika otaknya terpaksa harus mengingat suara siapa itu yang sepertinya sangat familiar saat masuk ke dalam gendang telinganya. 
. 
. 
. 

Bukan, ini bukan akhir yang diinginkan. Semua yang terjadi pasti ada sebabnya dengan begitu walaupun dirinya mati, setidaknya perasaan emosi yang telah bercampur itu tidak menghantuinya.
All Rights Reserved
Sign up to add TAPAK KARMA to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
ELZEAN [On Going] by AmourlieMourense
11 parts Ongoing
[ALASKA UNIVERSE 3] "Jika kamu menyukai langit dan laut, maka kamu harus siap menerima segala jenis cuacanya dan segala bentuk pasang surutnya."-Eliza. • • • "Gue cuma milik lo, selamanya." "Lo pembohong, Kak!" • • • Tentang Xaviera Eliza Araksa yang jatuh cinta pada pandangan pertamanya untuk seorang Albara Zeandra Rajasa. Meski Liza yang lebih dulu jatuh hati, namun nyatanya Zean lah yang mati matian berusaha membuat Liza percaya bahwa dia sangat mencintai Liza. Di saat semua yang Zean berikan sudah cukup membuat Liza percaya dengan cintanya, Liza malah di patahkan oleh satu fakta menyakitkan, membuatnya menjauhi Zean. Dengan susah payah Zean kembali berusaha mengembalikan kepercayaan Liza namun tak pernah lagi di anggap oleh gadis itu. Apakah nantinya Zean berhasil mendapatkan kepercayaan Liza?? • • • "Lo beruntung, Liz. Lo punya Daddy yang sayang banget sama lo. Lo punya keluarga besar yang selalu memprioritaskan lo." Eliza tersenyum miris, "Di balik itu semua, lo ga tau apa yang tuhan rebut dari gue, Sha." Hidup di dunia tanpa sosok seorang Ibu tentu sangat berat. Itulah yang Eliza rasakan. Ia di besarkan oleh Ayahnya seorang. Ibunya meninggal saat melahirkannya. Namun Eliza tidak kekurangan kasih sayang sedikit pun, karna Gaviano selaku Ayahnya mampu menjadi sosok Ayah sekaligus Ibu yang baik untuk Eliza. Eliza juga di kelilingi keluarga yang hangat dari sisi Ayah bahkan Ibunya. Ia di kelilingi teman teman yang baik. Tapi ia tetap ingin merasakan hangatnya kasih sayang seorang Ibu. "Jika kamu melihat kehidupan seseorang jauh lebih baik dan beruntung darimu, coba tanya, apa yang tuhan rebut darinya." Xaviera Eliza Araksa. DISCLAIMER! •fiksi and 100% murni karangan penulis •Ignore typo •Warning harsh word and aldult area, HARAP BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN! •All pict by pin •Setiap alur tidak ada kaitan apapun dengan face claim di real life. BE A SMART READER! •PLAGIAT HARAP MENJAUH Start: 07/01/2024 Finish:-
Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)  by llysybnyh
7 parts Ongoing
Di balik diamnya, Elora menyimpan samudra rasa yang tak pernah ia tuntut untuk dibalas. Ia mencintai dalam senyap, menyayangi dalam setia, dan percaya dalam buta. Alaric datang bagai cahaya pertama di pagi yang muram-menghangatkan, menyembuhkan, dan membuatnya percaya bahwa cinta bukan sekadar angan. Namun waktu mengubah segalanya. Alaric, yang dulu berjanji tak akan pergi, perlahan menjauh dalam kebohongan-kebohongan kecil yang tumbuh menjadi luka besar. Janji-janji yang dulu manis, kini hanya jadi abu di telapak tangan Elora-tak bisa digenggam, tak bisa dihapus. Ini bukan sekadar kisah tentang cinta yang retak, tapi tentang hati yang belajar untuk berhenti menggenggam hal-hal yang tak lagi ingin tinggal. Tentang perempuan yang perlahan menjahit kembali dirinya, meski benangnya adalah air mata dan kesepiannya sendiri. "Saat Janji Menjadi Luka" adalah sajak panjang tentang kehilangan, tentang keberanian untuk mencintai, dan tentang bagaimana hancur bukanlah akhir dari segalanya. di bawah langit senja yang perlahan berubah kelam, ada dua hati yang pernah saling menemukan-seperti dua kepingan puzzle yang akhirnya menyatu. jatuh dalam cinta yang tak terencana. dunia mereka begitu indah, penuh tawa, dan janji-janji yang ingin diabadikan. namun, tak semua kisah cinta diciptakan untuk selamanya. di antara kebahagiaan itu, takdir juga menyiapkan perpisahan yang tak mampu mereka hindari. meski cinta mereka begitu dalam, ada hal-hal yang tak bisa dilawan-ego, luka, dan keadaan yang memaksa mereka mengambil jalan masing-masing.
You may also like
Slide 1 of 7
Tentang Hati cover
ELZEAN [On Going] cover
ALZEA (TERBIT)  cover
Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)  cover
My Husband is Antagonist Novel cover
 FIGURAN ARZEV cover
Bad Revenge || I'm Sorry cover

Tentang Hati

25 parts Complete

Aku mencintainya dengan segenap hatiku. Kuberikan pengabdian tiada batas untuknya. Kuletakkan kesetiaanku pada tempat yang paling tinggi. Tapi... Itu semua hanya menjadi keping yang terserak tanpa bisa dipungut lagi. Aku berharap melabuhkan bahteraku pada yang ku kira adalah muara cintaku tetapi semuanya hanya menjadi cinta yang dangkal. Badai menghempas, meluluhlantakkan semuanya. "Maaf de...aku sudah tak punya lagi chemistry padamu, tak kurasakan lagi perasaan yang pertama kali dulu ku punya padamu" "Kenapa mas...kenapa? kenapa bisa kamu lakukan ini?" "Setelah kamu melahirkan dan setelah anak ini mempunyai akte kelahiran, kita akan segera menyelesaikan semuanya" 6 tahun tak lantas membuat segalanya menjadi lebih indah. Aku hancur sehancur-hancurnya.