Gadis desa yang sederhana, dengan mata yang selalu mencari kata, hidup di antara halaman-halaman buku dan bisikan sastra. Suatu hari, ia bertemu dengan penikmat sastra lain, seseorang yang tahu cara membaca dunia melalui kata. Namun, akankah indahnya alur sebuah cerita sastra selaras dengan alur kehidupannya sendiri? "Jangan terlalu dalam membaca alur sastra," bisik angin seolah menyalin kata-kata seorang tua. "Karena semakin dalam kau masuk, semakin sulit kau melepaskan diri dari skenario yang diam-diam menahanmu."
More details