We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Strange Couple

Strange Couple

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 1, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Eh Lo kok jadi orang nyebelin banget sihh" omel laura. "Senyebelin nya gue, gue itu suami lo dan Lo harus nurut apa yang gue suruh kalo gak mau dibilang istri durhaka, ngerti sayang" ledek Bagas. "Oke Lo harus sabar Laura ngadepin suami gila kayak dia, mau ngelawan tapi gue masih takut dosa. Eh tapi sama aja dong gue dosa karna ngatain suami gue gila. Bodoamat ah emang dia nyatanya gila kok" gumam Laura sambil menggerutu meninggal Bagas. Penasaran? Baca yuk sayang :)
All Rights Reserved
#139
pasutri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Istri kampung ku
  • My Sweet Husband
  • Gus Abizar
  • JODOH PAK LURAH  (SELESAI & PINDAH DREAME/INNOVEL)
  •  Perfect man
  • Harta, Tahta, Dendam Cinta!
  • SENI MEMAHAMI HATI ISTRI
  • Siapa Aku di Hatimu
  • °メDipaksa Kawinメ° [SELESAI]~

Menikah dengan bapak-bapak? Siapa takut!! Felisa Anindira, gadis berusia 18 tahun itu tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan naksir dengan seorang Arvin Bisma Pradipta yang tak lain adalah sahabat Ayahnya. Awalnya dia hanya merasa kagum pada sosok pria dewasa itu, pribadinya, kecerdasannya dan cara bicaranya sangat merepotkan untuk hatinya. Felisa jatuh cinta pada sosok Arvin setelah pria itu membantu menyelesaikan kasus penjebakan Kakaknya. "Pak, nikah sama saya yuk?" "Berhenti bercanda, anak kecil kuliah saja yang benar." sahut Pak Arvin acuh. "Pak, saya suka sama bapak tau, jadi suami saya mau gak?" tanya Felisa dengan mata berbinar. "Saya sudah punya calon istri." Balas Pak Arvin. "Saya santet calonnya boleh, gak, pak? Biar bapak nikah sama saya aja?" ujar Felisa semakin menjadi. "Terserah kamu, lah." pasrah Arvin yang tidak tau harus bagaimana berbicara dengan putri bungsu sahabatnya. (Ini mungkin halu yg gak jelas bgt, tapi aku harap kalian mau voment ya hehe) Mau happyend atau sadend?

More details
WpActionLinkContent Guidelines