Lakuna

Lakuna

  • WpView
    Reads 2,158
  • WpVote
    Votes 308
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 29, 2022
Lakuna; la-ku-na (kata benda kedokteran dan fisiologi) lekukan kecil, rongga di antara sel-sel atau lapisan - KBBI Lacuna; lə-'kü-nə (noun) a blank space - Merriam Webster Tajuk Lakuna bagi penulis adalah sebuah ruang kosong dalam hati kita. Ketika kita di tinggalkan oleh orang yang mengisi sebagian penuh dari hati kita maka efek yang akan di timbulkan adalah hampa. Gambaran seperti itulah yang ingin penulis sampaikan lewat cerita fiksi ini. Maissy Prameswari adalah wanita yang belum lama ini menjadi korban ketukan palu hakim yang membuat kehidupannya berputar 180°. Stigma masyarakat membuat Maissy harus mengemban beban dari status perkawinannya dan membuat isi hatinya yang sudah lama kosong menjadi terbiasa. Lalu seseorang medobrak dinding sikap apatisnya. Adalah Hendri Eko Prasojo, seorang nomaden yang memiliki pengalaman yang sama dengan Maissy. Dia berencana mengajak Maissy untuk mengisi ruang kosong itu dengan aneka warna pelangi. Tapi semesta seolah tak tahan untuk tidak memberikan tantangan untuk mereka. Di berikanlah kerikil kecil itu bernama masa lalu. Mantan suami Maissy dan mantan istri Hendri kembali hadir dan menawarkan hal serupa, yakni mengisi ruang kosong itu. Lantas keputusan apa yang akan di ambil Maissy? Apakah ia mengganti partner untuk mengisi ruang kosong tersebut? "Jangan lagi melihat ke belakang. Seindah apapun masa lalu yang kamu miliki sudah tidak ada artinya lagi sekarang." Hendri
All Rights Reserved
#68
metropop
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • Sebiru, Sedalam Laut
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • MEISYA
  • Accidental' (END)
  • Langkah Seiring (END+EXTRA PART)
  • Perfect Love
  • Meneroka Jiwa 2
  • Teman Lama (Empat)

(SELESAI REVISI, SEDIKIT BERUBAH CERITA ALURNYA. CERITA SUDAH SELESAI DAN LENGKAP. HANYA DI POST DI WATTPAD) ❗❗❗ Cerita ini membuat diabetes. Dan ini cerita ringan. Author membuatnya karena ingin cerita yang manis ❗❗❗ --- "Kalau begitu, Anda bisa bantu saya," kata Arjuna, suaranya tenang namun penuh tekanan. "Apa?" tanya Yena pelan. "Anda... jadi istri saya." "Hah?" Yena nyaris berbisik. Jantungnya berdetak cepat, kepalanya terasa pening. Apa dia tidak salah dengar? Seorang Arjuna, duda beranak satu, adik angkat dari sahabat ayahnya-Reyvan dan Rezka-serta om angkat dari pacarnya sendiri, Alvano, meminta dirinya menikah? Gila. Pria ini sudah gila. Yena ingin tertawa, tapi tenggorokannya kering. Anak Arjuna bahkan hampir sebaya dengannya. Dan yang lebih parah, dia sudah punya pacar-Alvano. Dia mengumpat dalam hati. Seandainya saja hari itu dia tidak membuka pintu ruang dosen secara sembrono dan melihat dosennya itu dalam kondisi-sial-telanjang bulat, mungkin dia tidak akan berada dalam situasi ini. Terjebak. Arjuna semakin mendekat, mengikis jarak di antara mereka. "Bagaimana, Bu Yena?" suara Arjuna terdengar tenang, tapi ada sesuatu yang mengintimidasi di baliknya. "Apakah Anda bersedia membantu saya? Atau..." Dia menggantungkan kalimatnya, matanya menatap tajam. "Saya tidak akan membiarkan Anda keluar." Yena menggigit bibir. "Itu kan salah Anda sendiri," ucapnya, suaranya sedikit parau. "Anda yang tidak mengunci pintu kalau Anda mau... seperti itu." Wajah Arjuna tetap datar, tapi ada sesuatu di dalam matanya yang sulit Yena pahami. Pria itu semakin mendekat. Jarak mereka nyaris tidak ada. Tangan Arjuna terangkat, jari-jarinya yang besar meraih dagu Yena dengan lembut namun kuat, memaksanya menatap pria itu. "Kalau Anda tidak mau," bisik Arjuna, "mulai saat ini hidup Anda akan berbeda, Bu Yena." Yena menelan ludah. "Apa maksud Pak Juna?" tanyanya, suaranya sedikit bergetar. Arjuna tersenyum. Senyum yang membuat Yena... menahan napa

More details
WpActionLinkContent Guidelines