The Memories That Exist

The Memories That Exist

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Thu, Aug 26, 2021
Mereka yang disebut hantu itu ada! Mereka yang selalu membuat aku yang dulu menangis ketakutan... Tapi sekarang tidak,ini semua berkat anak laki laki yang memiliki senyum seindah mentari pagi,yang selalu membuatku tenang bahkan hanya membayangkannya... (Penasaran? Lanjut baca aja!)
All Rights Reserved
#215
sahabatkecil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Is Died
  • Hello, Ghost! [END]
  • VIRION [END]
  • BISIKAN IBLIS (NYAWA YANG TERGADAIKAN)
  • JINGGA (Bab 1 s/d Bab 38) ENd ✔️
  • Dinda Masih Sekolah (Hantu Dinda)
  • JINGGA 5 ( I can see you dying) TAMAT BAB 1-30 END✔️
  • LOVE VIRUS [NAHYUCK] 🐰🐻
  • KKN DI DESA PENARI (Versi Widya)
  • JINGGA 2 (BAB 1 s/d BAB 38 ).. End ✔️
Is Died

Kaki berlumuran darah menjuntai ke bawah. Aku tahu persis, kalau kaki itu tepat menginjak wajahku. Kudongakkan kepala, dan kuratapi seorang wanita tengah terseringai bengis. Tuhan, rambut wanita itu tersangkut di kipas angin. Genangan merah kental membanjiri lantai. Bau amis darah terasa sangat menyiksa indra penciumanku. Bulu romaku berdiri tak karuan. Yang bisa kulakukan hanyalah, berlindung di balik selimut. Tapi apa yang terjadi, seseorang baru saja memasuki selimut yang sama dengaku. Aku yakin kalau orang itu berpostur tubuh sangat kecil. Hal itu bisa kurasakan dari kepalanya yang hanya sampai menyentuh bokongku. Saat itu posisiku lagi berbaring menghadap kanan. Terdapat sosok hantu pria yang bersemayam di toilet perempuan. Ah entahlah, hantu pria itu lebih cocok disebut hantu mesum. Si Hantu Mesum memiliki gigi ompong dan tonggos, serta badannya yang kerdil seperti anak SD kelas 6. Kurasa dia mati karena di-bully. Fiuh ... kasus kematian yang persis seperti film horror. Seorang gadis menyapaku dengan ramah. Dia berkulit pucat dengan noda darah di leher. Luka sayat di lehernya membuat gadis itu kesulitan berbicara. Hantu yang cantik menurutku, dia memiliki bola mata berwarna biru, dan rambut panjang bergelombang. Sayang jika harus mengatakan kalau dia sudah mati. Satu di antara hantu-hantu itu berhasil ke alam baka karena bantuanku. Tapi tidak dengan hantu yang ini. Aku tidak mau mengantarnya ke alam baka, aku benci kalau dia bertemu Tuhan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines