UNTUK GIBRAN

UNTUK GIBRAN

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Mon, Jun 21, 2021
[mohon follow dan vote nya ya teman²😊, makasi] Ini berasal dari Gibran Antaraksa Hidayat cowok yg tampan ,pintar,banyak digemari para siswi maupun siswa di sekolah nya, tapi walaupun ia populer sikap nya sangat dingin seperti gunung es dikutub selatan. Tapi semuanya berubah setelah seorang wanita yang baru ia kenal membuatnya jatuh hati dan membuatnya berubah menjadi pria yang hangat. mau tau siapa wanita tersebut ? ikuti ceritanya sampai akhir 😊 ok! Selamat membaca😊😁
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 180° [END]
  • happy ending  Versi Ku Kapan?
  • Magic Girl
  • Rahasia Dibalik Seragam
  • MY ICE GIRL (End)✓
  • Shafaro
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • Badgirl and GoodBoy
  • Tentang Seseorang
  • Ily3000 [COMPLETED🦋]

🌼 Follow akunku sebelum membaca! 🌼 Dilarang plagiat karena ide itu MAHAL! 🌼 Status cerita sudah end, jadi bisa marathon sampai akhir. 🌼 Jangan lupa vote dan komen saat membaca, agar Author tahu kalian benar-benar ada dan nyata. Blurb : Apa jadinya jika gadis cantik dengan predikat kaya raya, arogan, penuh kekuasaan dan kerap menindas orang lain mendadak berubah dan justru berbalik 180°? Bagaimana dengan lelaki jenius dengan penampilan cupu, bertubuh gemuk, kacamata yang bertengger di hidung dengan tambahan tompel besar di dahinya mendadak berubah 180° menjadi lelaki tampan dengan karisma yang kuat? "Jodohin Aga sama dia, Pa." -------------- "Sahara nggak mau di jodohin, Pa." -------------- "Ya, lo harus mikirin dari sekarang, lah. Pokoknya, nikah sama gue harus bisa kasih gue dua pasang anak kembar! Kalau enggak, gue poligami. Mau?" -------------- "Jadi milik gue, setelah itu menderitalah selamanya dan jangan berharap untuk bahagia!" -------------- "Lepasin, aku! Biarkan aku menerima karma tanpa harus kamu yang bertubi-tubi menghujani luka."

More details
WpActionLinkContent Guidelines