Story cover for RUMIT by CindyFitri725
RUMIT
  • WpView
    Reads 243
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 12
  • WpView
    Reads 243
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 12
Ongoing, First published Jan 02, 2021
"Gue bales pake hati, dia bales pake jari. Gimana gak sakit coba."

"Parah sih, kenapa gak lo ungkapin aja Man?"

"Gak, gua gak mau, entar malah gue dijauhin, lagian masa sih cewe ngutarain duluan. Ya kali Al."

"Gue bantu jangan? Emang siapa sih cowo nya?"

'Lo, setan!' jawab Amanda dalam hati.

Amanda terjebak friend zone dengan Alvaro si most wanted sekolah sekaligus teman kelasnya sendiri. 

Bagaimana jadinya? Akankah friend zone antara mereka akan lanjut atau berubah jadi pacaran? Atau mungkin Alvaro akan terus menganggap Amanda just friend?


Ini tentang seorang perempuan yang rela memendam perasaannya sendiri bahkan dia rela terlihat baik baik saja ketika melihat orang yang dia sayangi bersama orang lain.
All Rights Reserved
Sign up to add RUMIT to your library and receive updates
or
#640rumit
Content Guidelines
You may also like
AL AL GANG [Complicated] by rtnkrtsr
34 parts Complete
Terdapat dua anak kecil yang gembira sedang bermain ditaman dan bercanda ria. Yang cewek namanya Lexa dan yang cowok namanya Al. "Xa, jangan nangis dong? Nanti aku beliin es klim lagi deh." Kata si cowok agak pelo. "Benelan, tapi yang banyak ya." Kata si cewek berhenti menangis sambil usap ingus nya. "Kita kesana yuk." Ajak si Al ke dua ayunan di taman tersebut. "Ayok." Kata Lexa semangat. Sambil main ayunan mereka berdua bercanda ria. Tapi Lexa takut bilang ini ke Al karena Lexa udah nyaman sama Al walaupun baru beberapa hari kenalnya. "Al." Panggil Lexa agak takut. "Ada apa, Xa?." Jawab si Al sambil ayunin ayunannya si Lexa. "Aku mau bilang sesuatu tapi Al gak boleh malah ya?." Sambil nunjukin kelingkingnya ke Al dan dibalas oleh Al. "Iya aku gak bakal malah kok." Kata La meyakinkan Lexa. "Lexa, besok disuluh papa sama mama pindah ke Belanda dan tinggal disana." Sambil nangis sesegukan karena dia gak bakal ketemu sama sahabatnya lagi. "Kenapa besok? Gak bisa ditunda aja." Dia bertanya sambil peluk Lexa tulus. "Katanya gak bisa, maafin Lexa ya Al. Lexa harus pergi jaga ini baik baik. Kalo Al kangen Lexa pandang aja buku ini." Sambil menyodorkan sebuah notebook yang berisi foto mereka berdua sedang bercanda dan menangis bersama. "Maafin Al ya, udah buat kamu nangis kayak gini. Kalo udah besal nanti kita pasti ketemu kok." Kata Al agak cadel. "Maafin Lexa ya, pasti nanti Lexa kangen banget sama Al." Masih menangis di pelukan Al. Yang bisa mereka lakukan adalah menerima kenyataan bahwa mereka harus berpisah. Dan hari ini mereka hanya menghabiskannya untuk melepas rindu sebelum Lexa pergi ke Belanda.
ALYA (END) by nurkhofifah21
57 parts Complete
"Kamu sebenarnya kenapa? Setiap kali aku mencoba mendekati kamu, kamu selalu bersikap kayak gini." "Karena gue gak suka lo, ngerti?" "Gimana kalau aku jatuh cinta sama kamu," Alya menatap mata Albert. Albert berdecak, "Benar dugaan gue, lo sama aja kayak perempuan lainnya," "Murahan." Mata Alya berkaca-kaca saat mendengar perkataan Albert, "Murahan? Memangnya salah kalau aku jatuh cinta sama kamu?" "Lo benar-benar murahan." __________ "Kamu siapa?" Deg Albert tertegun saat mendengar penuturan gadis di hadapannya. "Lo bercanda kan?" "Jangan pegang-pegang!" sentak Alya saat Albert menggenggam tangannya. __________ "Kamu ngapain ke sini lagi?" "Aku kan udah bilang kemarin kalau mau datang hari ini." "Tapi aku gak suka sama kehadiran kamu," ujar Alya mengungkapkan isi pikirannya. "Tapi aku ingin ketemu kamu," "Kenapa kamu gak suka sama kehadiran aku?" "Wajah kamu ngeselin," __________ "Kamu butuh sesuatu?" Alya menggeleng. "Mau makan buah?" lagi-lagi Alya menggeleng. "Nonton televisi?" tawar Albert. "Berisik! Lebih baik kamu diam!" kesal Alya ketika ditanya terus-menerus oleh Albert. Kalau penasaran, langsung baca aja ya^^ Happy reading❤ Rank : # 1 mostwanted (27-05-23) # 1cool (16-04-23) # 1 dingin (16-04-23) # 1 tennfiction (23-09-20) # 2 iceboy (26-06-21) # 6 cuek (16-04-23) # 8 cerita (02-10-20) # 21 coolboy (18-07-21) # 22 love (14-10-21) # 30 highschool (27-09-20) # 32 wattpad (27-09-20) # 33 sweet (25-09-20) # 37 sahabat (02-10-20) # 48 cerita (14-10-21) # 50 fiksi (09-10-21)
You may also like
Slide 1 of 9
Unfriend • Completed cover
Genna cover
AL AL GANG [Complicated] cover
Alghazel cover
ALYA (END) cover
Alzia [END] cover
ALGARA & ALTARA [End]✓ cover
Bad Boy ✔ cover
THE GIRL WHO FIGHT FOR THEIR LOVE (COMPLETED) cover

Unfriend • Completed

59 parts Complete

(Teenagers • Fiction • Romance) Lagi-lagi Arvon melepaskan cekalan Al dari tangannya. "Gua sekarang udah punya pacar, artinya, lo udah gak boleh nyentuh gua sembarangan, pacar gua marah lagi kalau sampai ngeliat." Al bersumpah bahwa Arvon seakan menekan 'pacar gua' di kalimatnya itu. Apa Arvon berusaha membangun dinding diantaranya sekarang? Karena sudah punya pacar? Al mengangguk mengangkat kedua tangannya tanpa menghilangkan senyum nya itu. "Oke, sori-sori. Mulai sekarang gua gak bakal pegang lo sembarangan lagi. Tapi gak pa-pa kan kalau gua neraktir lo?" Arvon tersenyum sinis. "Gua udah punya pacar. Sekarang waktu pulang sekolah, harusnya gua jalan sama pacar gua kan alih-alih jalan bareng lo?" Copyright © 2021 by Lavi.