JIWA RAGA

JIWA RAGA

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 12, 2024
Setelah semalan bercengkrama dengannya mengenai seseorang dimasa lalunya, yang ada dipikirkan Jiwa hanyalah "Ketakutan apakah Jiwa bisa sebaik orang yang ada dimasa lalu Raga serta bagaimana jika Raga sadar bahwa Jiwa tidak sebaik orang itu dan pergi meninggalkan Jiwa" Pikiran itu terus menghantui Jiwa semalaman. Rasa cinta yang amat besar dimiliki Jiwa untuk Raga serta ketakutan kehilangan sosok Raga membuat Jiwa tertekan ketika memikirkannya.
All Rights Reserved
#93
raga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Hati Memilih Diam
  • Terjadi Sesuatu Padaku
  • Diary Raka [Selesai]
  • Oh My Dream
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • Naya
  • Dokter Spesialis Mantan [ON GOING]
  • Namaku selalu ada di bibirnya , Tapi Aku Tidak Pernah ada di Hatimu [ SELESAI ]
  • Dear Baskara [End]

"Ketika Hati Memilih Diam" mengisahkan tentang seorang mahasiswi yang memiliki perasaan terhadap temannya. Mereka adalah teman sekelas yang sering bertemu di ruang kuliah dan saling berbicara tentang tugas. Walaupun pertemanan mereka terasa biasa, Zara mulai merasakan ketertarikan yang tak terduga. Namun, ia takut untuk mengungkapkan perasaannya karena khawatir hal itu bisa merusak hubungan yang sudah mereka bangun. Sementara itu, Raka yang juga merasakan adanya perubahan dalam hubungan mereka, mencoba mengajak Zara lebih banyak berbicara dan menghabiskan waktu bersama. Namun, Zara tetap merasa cemas, takut jika perasaan itu tidak terbalas dan akan menciptakan jarak antara mereka. Hingga suatu saat, Raka akhirnya mengungkapkan perasaannya dan bertanya apakah Zara juga merasakannya. Cerita ini menggambarkan dilema yang sering dihadapi dalam hubungan pertemanan yang berkembang menjadi sesuatu yang lebih, dengan ketakutan akan perubahan dan keraguan untuk mengambil langkah selanjutnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines