Arunika Profile

Arunika Profile

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 6, 2021
Menyelami kata terkadang membuat kita tahu bagaimana cara terindah untuk mengungkapkan sebuah rasa. Mungkin ada beberapa orang yang tidak terlalu pandai berbicara, pandai bercerita, dan memilih untuk bersuara melalui bait-bait sajak penuh makna. Dan dengan alasan itulah kami berada. Syair Arunika. Kami lahir untuk menganyam ribuan kata dari tangan-tangan yang punya beribu rasa, untuk merangkai larik-larik dari liukan pena yang menari membentuk sajak-sajak indah. Seperti apa, sih, Syair Arunika? Mau coba mengenalnya? Karena pepatah mengatakan, "Tak kenal maka tak sayang." Yuk kita berkenalan, siapa tahu bisa menciptakan sebuah kenang.
All Rights Reserved
#468
openmember
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Berbalut Puisi
  • SUARA TINTA (Selesai)
  • Coretan Rindu
  • Senandika : Titik Temu
  • Sedalam Samudera
  • Setelah Langit Berbisik
  • SajakSesak [Arief Aumar]
  • Together for Love
  • Indonesian Poetry
  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]

Kisah ini hanya fiksi berdasarkan imajinasi sang penulis menceritakan tentang kisah cinta seorang anak SMA yang introvert dan tak memiliki keberanian untuk mengutarakan perasaannya terhadap sang pujaan hati , kisah ini bermula ketika ia mulai membuat puisi dan mempostingnya di sosial media, ia pun selalu mencurahkan isi hatinya dalam bentuk puisi dan kemudian memposting puisi buatannya, awalnya ia hanya berniat untuk memposting satu puisi namun diantara puluhan like di akun sosial medianya ternyata gadis yang ia sukai membaca puisi tersebut , akhirnya ia memutuskan untuk setidaknya memposting satu puisi setiap minggu, ia berharap suatu saat sang gadis menyadari pesan dari nya. Nothing Bintang lima di titik koordinatnya Saling terpisah jauh jarak mereka Tiada keinginan akan itu semua Namun itulah sejatinya hidup tercipta Demi keindahan kasih dan saling menjaga Ikutilah arah mata angin tuk temui mereka Dan banyak usaha kau butuh mencapainya Sebab mereka tidaklah diam menunggu disana Mereka juga berjalan menikmati masanya Kapankah mereka bisa bertemu di suatu beranda Mungkin juga itu takkan pernah bisa Entahlah, siapa yang kan beri petunjuknya Bulan pun takkan berikan jawabannya Hanya diam dan terus memperhatikan kita Sejauh perjalanan yang penuh luka Apa sebenarnya kisah yang kau bawa? Sekuat tenaga kau berkorban dan berusaha Maukah kau tunjukkan sebuah rahasia? Silih berganti antara bulan dan surya Hanya semakin memperbesar lubang di dada Sanggupkah hati dan jiwa menahannya? Kini waktumu telah di ujung senja Kau hela nafas seolah lega Apakah itu kan tetap jadi rahasia? Bahkan kau tetap kukuh menyimpannya Meski terhina dimata mereka Ataukah itu sudah bukan lagi rahasia? Semua bertanya ada apa? Semua ingin tahu mengapa? Bagaimana kan kau sikapi itu semua? Semua pun terkesima pada akhirnya Sebab jawab mu "TAK ADA APA APA".

More details
WpActionLinkContent Guidelines