Haechan adalah eksistensi terlemah dan terapuh yang Mark pernah lihat. Badannya yang ringkih, sorot kosong matanya, atau tawa palsunya yang terdengar begitu pilu di telinga. Awalnya Mark tidak peduli sama sekali, tapi saat dia melihat ruam dan bercak merah pada kemeja seragam yang mengintip sedikit di bagian tangannya, Mark tahu bahwa anak itu tidak baik-baik saja. Terlebih, ketika Mark mendapati obat-obatan penenang dan anti depresan berada di dalam tasnya saat OSIS sedang melakukan pemeriksaan.
Berulangkali Mark memilih abai, tapi tidak bisa.
Haechan, si anak pendiam berkulit tan itu nyatanya berhasil merebut perhatian Mark.
*Cerita berisi boys love, suicidal thoughts, kekerasan, depression, eksplisit, dan self harm.
*Disarankan pembaca sudah berusia 17 tahun keatas.
Karir dan buah hati yang sama-sama penting untuk seorang wanita bernama Shani. Ketika anaknya beranjak dewasa, Shani dihadapkan dengan pilihan sulit.
"Dunia bunda itu karir bunda atau aku?!"
Gadis yang bernama Christy-anak semata wayang Shani dan suaminya itu mulai paham bagaimana kasih sayang seorang ibu yang sesungguhnya.
"Bunda ga bisa lepasin gitu aja pekerjaan bunda. Semua ini butuh perjuangan untuk bunda dapatkan sayang"
Bagaimana kehidupan mereka jika terus berdebat dengan hal yang itu-itu saja? Apakah Shani akan berubah demi anaknya? Atau justru Christy yang mengalah untuk menerima bundanya yang super sibuk?