Ex- Boyfriend Gelo

Ex- Boyfriend Gelo

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 3, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Sebelum baca budayakan vote. ******* "Udah gue bilang, gue tuh masih sayang sama lo." tungkas seorang remaja dengan pandangan sendunya. "Sayang sayang gundulmu, kalo lo sayang ke gue kenapa lo nyelingkuhi gue?!" bentak seorang gadis berkuncir kuda dengan mata melotot. bukanya merasa takut, pria itu malah terkekeh pelan, saat ingin mengusap puncak kepala gadisnya, errr mantan gadisnya ini malah menjauh. "Gausah pegang pegang lo, sekali megang gue sunat lo." "Gak papa kalo itu yang buat lo balikan sama gue." "Mimpi lo ketinggian." hardik sang gadis yang bernama Nafia Ayu Tulkaromah. "Dan gue pastiin mimpi itu jadi nyata!" teriak remaja yang namanya Leo Anggara Mahesa. ********* Yang suka ngejiplak karya orang, mending jauh jauh, soalnya otak gue sampe kepanasan mikir alur ini cerita 🤥, eh lo malah ngejiplak, kan pengen ngajak nganu jadinya.
All Rights Reserved
#982
selingkuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AYO MOVE ON!
  • Step Backward
  • Sejarah Kita
  • LEOTA (TAMAT) #S3
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • Back To You (Rujuk?)
  • PELANGI
  • GADIS (Lengkap belum revisi)

VOTE SEBELUM MEMBACA [LENGKAP] •• Setelah putus dari mantan nya, kini Keira selalu terdiam menatapi kenangan yang telah hilang. Ia terus berusaha mencari cara untuk melupakan mantan nya, namun semua cara gagal. Bagaimana tidak, hubungan nya yang bertahun-tahun telah menghilang begitu saja. Baginya ini hal yang sulit untuk dihadapi disaat melihat mantan nya telah jadi milik orang lain. "Gue pasti bisa!" gumam nya. "Bisa apa?" "Bisa move on." sahut nya menjawab. "Gue tantang lo satu bulan, lo harus bisa move on!" Hari demi hari Keira lakukan, tetap nihil. Semua tentang mantan pacar nya masih terbesit di otak, di tambah lagi ia harus menerima kenyataan saat mantan nya satu sekolah dengan nya. Apakah ini sebuah cobaan atau ujian dalam hidupnya, entah apalah itu. Setiap hari ia hanya bisa menatapi nasib saat menghadapi hari-hari nya dan berusaha melawan situasi untuk tidak mengingat masa lalu lagi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines