Aljabar (REVISI)

Aljabar (REVISI)

  • WpView
    Odsłon 4,180
  • WpVote
    Głosy 571
  • WpPart
    Części 45
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja sob., cze 14, 2025
"Namanya kayak pelajaran matematika bab Aljabar yang bikin pusing. Aneh." "Selagi senyuman gue setara dengan gula sekarung, gue gak masalah," jawab Abar enteng. "Sebutin nama lo." "Algebra Geraliya Geisha." "Stupid. Lo ngatain nama gue aneh karena mirip bab Aljabar di pelajaran matematika, tapi nama lo sendiri juga nama lain dari nama gue," kata Abar. • • • Seperti bilangan berpangkat, pasti memiliki pasangan akarnya. Begitu juga konstanta, koefisien, dan variabel yang terikat pada Aljabar atau Algebra. Ini bukan pelajaran matematika. Hanya sebuah kisah cinta. Akan tetapi, itu sebuah kebetulan atau memang sudah ditakdirkan? Dua nama yang memiliki arti sama tanpa sadar. Begitu sulit. Ada perbedaan variabel yang terpampang nyata, sehingga butuh banyak perjuangan untuk disamakan. Akankah variabel yang berbeda itu bisa disatukan? Jika dipikir logika atau rumus matematika, maka jawabannya sudah pasti 'tidak mungkin'. Akan tetapi, menurut kehendak Allah apapun yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin, bukan? "Kalau ternyata kita berada di dalam satu kisah yang sama, mau bagaimana lagi selain menjalani skenarionya?" (15+)
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#412
nikahsma
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • ALASKARA
  • GILANG ABRAHAM
  • Dibutakan oleh Hati.
  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • DEVANO
  • My Badboy Husband
  • AMORE A VENETIE
  • AURORA [END]

"Lo beneran bego, Fin. Gimana sih, gini aja lo ga ngerti-ngerti?" Satria menggelengkan kepala frustasi. Alfina cuma bisa cengengesan. "Jangan bosen ngajarin gue, ya." Di balik senyum yang tak pernah hilang, Alfina Adzra Wardana adalah anak yang terjebak di antara dua dunia. Dunia di mana dia terlihat ceria, ekstrovert, dan penuh semangat. Tapi ketika bel tanda pelajaran berbunyi, dia lebih memilih untuk menghindar daripada berhadapan dengan angka, rumus, atau teori-teori yang malah bikin pusing. Matematika? Ekonomi? Hanya kata-kata kosong yang dia coba terjemahkan dengan senyum yang terus dipaksakan. Satria, cowok yang dipaksa jadi tutor pribadi Alfina, udah sampai titik frustasi. "Lo bener-bener bego!" katanya, meskipun di balik itu, dia enggak bisa menahan rasa kagum pada dunia Alfina yang penuh warna dan seni. Karena ada satu hal yang Alfina tahu dengan pasti: dunia seni adalah tempat dia bisa bersinar. Setiap goresan kuas di kanvas adalah tempat dia bisa bebas, tanpa perlu penilaian orang lain. Tapi di rumah dan di sekolah, ada satu sosok yang terus dibandingkan dengan Alfina-adiknya Thalita, yang cerdas dan selalu jadi juara kelas. Alfina merasa dirinya selalu kalah. Di balik kebingungannya dan perasaan tak cukup, Alfina mencoba menemukan cara agar bisa berjuang untuk dirinya sendiri. Tapi, apakah itu cukup? Dan di tengah semua itu, apakah Satria, yang frustrasi mengajar, bisa melihat potensi besar dalam diri Alfina yang selama ini dia abaikan? Apakah Alfina bisa melepaskan diri dari bayang-bayang adiknya? Apakah Satria bisa melihat lebih dari sekadar kegagalannya?

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści