AL, ELL & EM

AL, ELL & EM

  • WpView
    Reads 84,657
  • WpVote
    Votes 10,959
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 10, 2022
WpInfo
Fiction
Fantasy
Fantasy-Romance Terkadang manusia memang bodoh dan tidak peka terhadap lingkungan sekitar, mereka tak menyadari bahwa bukan hanya manusia yang hidup di atas bumi ini, selama puluhan tahun dimensi lain di percaya hanya sebuah mitos belaka. "Ah, aku memang pandai menyamar. Tentu saja mereka tidak mengenali bahwa aku witch, lihatlah. Wajahku sungguh tampan." Allard Johnson. "Aku tidak diinginkan oleh clan ku sendiri, aku pembawa bencana, aku putri yang tak diinginkan oleh seluruh dunia, aku diasingkan. Sungguh miris, jangan kalian fikir aku akan lemah karena takdir kejam ini. Aku adalah putri seorang NECROMANCER, berani mengusikku? Selamat tinggal untuk nyawa kalian." Emilya Lynette Maxiliam. "Dia milikku! Dan akan selamanya begitu. Keras kepala? Tentu aku lebih keras kepala dari siapapun, akan ku tarik dia kedalam dekapan ku, Takan ku biarkan siapapun menyentuhnya." Ellard Walker. Karya sendiri❗ Plagiatdilarangmendekat!
All Rights Reserved
#293
immortal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Was The Evil Witch
  • My Mate Is Little Wife (Selesai)
  • Reborn Brielle's
  • Psikopat Digital? [End]
  • Me and My Prince Demon (Revisi) (FULL STORY DI DREAME)
  • REINKARNASI (END)
  • The Princess [END]✔
  • The King Of Witch√
  • Wasted Princess [On Going]

COMPLETED. Dm for follback Spin off from "I'm More Than Just A Princess" ••~•• "Aleeyah Najma, kau dihukum mati atas percobaan perebutan takhta Yang Mulia Damian Azazel Lucretius de Erebos, dan percobaan pembunuhan terhadap Lady Isandra" Kalimat itu terngiang di kepalaku, seraya aku mendongak menatap panggung raja di sebrang sana. Dimana Isandra, menangis tersedu di dalam pelukan Azel saat melihatku yang akan dieksekusi. Aku terenyuh, rasa sakit dan sesak akan penyesalan memenuhi perutku. Apa yang telah aku lakukan? Aku memiliki semuanya namun aku sia-siakan. Sahabat yang begitu tulus, ayah yang perhatian padaku, tidak perlu kusebutkan harta dan ketenaranku. Apa yang kurang? Kenapa aku masih ingin merebut kebahagiaan orang lain? Kenapa aku begitu serakah? 'Kau bodoh Aleeyah' batinku memaki diri sendiri. Sekali lagi, kulihat sahabat baikku di sebrang sana. Ah rasanya bibir hina ini tidak pantas lagi menyebutnya sebagai sahabat. 'Teman ya?' Bibirku terangkat, aku tersenyum kecil. Sebuah kata maaf tidak akan cukup untuk menebus dosaku, akan kubayar semuanya di neraka nanti. Isandra, Azel, ayah, kalian semua berbahagialah. Maafkan kehadiranku yang merupakan bencana, kutuklah aku sebanyak yang kalian suka, aku rela, aku pasrah. Karena diriku adalah pendosa. CRASH ••~•• "Ah lagi-lagi kita harus mengurus bayi ini" Suara siapa itu? Bayi siapa? "Kau benar, sudah berapa lama sejak dia lahir? Tapi grand duke sama sekali belum datang melihatnya, sebenci itu grand duke pada putrinya" Grand duke? Putrinya? Ah persetan, aku tidak peduli. Aku harus keluar dari sini. 'Tapi kenapa tangan dan kakiku pendek sekali?' batinku saat aku tidak mampu menggerakkan anggota gerakku dengan leluasa. Hanya naik turun kanan kiri seperti... 'Tunggu, jangan bilang...' "Ah dia sudah bangun, aku akan mengganti popoknya. Kau siapkan susu setelah itu kita pergi" ucap seorang maid raksasa yang menatapku malas. Tunggu, dia tidak raksasa. 'Aku jadi bayi?!' #1 on

More details
WpActionLinkContent Guidelines