"Rasa & Rintihan Dari Si Pemilik Rumah"

"Rasa & Rintihan Dari Si Pemilik Rumah"

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 30, 2021
WpInfo
Non-Fiction
Antologi sebuah cerita Tentang Hidup. Perihal sebuah rasa atau rintihan dari si pemilik rumah. Menceritakan tentang sebuah "Rasa dan Rintihan dari si pemilik Rumah" Rumah adalah tempat berlindung bagi seseorang dari hujan maupun teriknya matahari. Namun tak hanya sebagai tempat berlindung, rumah selalu menjadi saksi bagaimana si pemilik membagikan sebuah rasa atau menyembunyikan segala rintihan dari hidupnya. Rasa dari, Mencintai dan Melupakan Mengakhiri dan Memulai kembali Atau, Bertemu dan Berpisah Maka dari itu tidak masalah jika mengatakan "nggak apa-apa, lain kali kita coba lagi, kamu sudah sangat hebat". Antologi Tentang Hidup : "Rasa dan Rintihan dari si pemilik Rumah" Bukan bermaksud untuk menyuguhkan sebuah kutipan hidup yang amat bijaksana. Tetapi cuma hanya ingin kamu tahu bahwa "yang sedang merintih bukan hanya kamu saja." Ada Aku, dan Dia.
All Rights Reserved
#36
antologicerpen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Homebound | 00L Nct Dream
  • Raina Maramitha
  • The Force
  • RUMAH KITA
  • ENIGMA : When We Are { TERBIT }
  • Dibawah atap yang salah (hiatus)
  • Fifa Story [END] ✔
  •  ANATHA
  • Home [Complete]

Berbincang perihal rumah, mungkin aromanya masih menyimpan banyak kisah, mungkin pojok-pojok ruangannya masih bisa mengingatkan kita pada kenangan yang indah. Perihal rumah, memang selalu ada beberapa hal yang sudah menjadi ciri khasnya. "Hidup ini memang misteri, Mas. Sama seperti ketika kita membaca buku, kita tak pernah benar-benar tau apa isi dari bab yang akan datang. Dan begitulah jalannya hidup, selalu ada yang tiba-tiba datang." "Wong urip kui mung mampir ngombe, Dek. Nggak ada yang abadi di sini, karena kematian memang kewajiban bagi semua yang hidup." @1007hcl | 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines