Berku.
  • WpView
    LECTURES 92
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., févr. 26, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
11 Tahun yang lalu... "Kakak kok kaku banget bicara sama Naira? Kakak nggak suka ya, sama Naira?" tanya Naira dengan sendu. Ia memang gadis kecil yang cerewet. Karena Itulah Kafka, abangnya selalu bilang suaranya mirip penjual jamu keliling. "Gak kok. Aku emang gini." balas Arka singkat. "Kakak kayak baruang kutub ya, dingin banget." ucap Naira polos, yang mengundang tatapan heran dari Arka. "Beruang kutub?" tanya Arka bingung, sedangkan Naira hanya mengangguk. "Iya, beruang kutubnya Naira. Em, kalau disingkat jadi Berku. Iya iya, Naira panggil kakak Berku aja ya." dengan begitu antusias, Naira memberikan nama panggilan darinya untuk Arka. Assalamu'alaikum:")
Tous Droits Réservés
#748
nikahmuda
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Mengikat Hati [✓]
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • RASSYA [ON GOING]
  • my young wife✔
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Akrania(On Going)
  • Om, Ayo Nikah!
  • Silent, Please! (Re-up)
  • Prema Sutram [Completed✔️]

Paradisha dan Arvasatya. Dua manusia yang disatukan dalam ikatan pernikahan melalui sebuah perjodohan yang direncanakan oleh orang tua mereka. Perjodohan di kalangan mereka adalah hal yang biasa. Pasangan mereka ditentukan agar mereka memiliki pasangan yang berasal dari kelas sosial yang sama. Pernikahan mereka juga menjadi jaminan atas kerja sama bisnis yang terjalin, agar kedua belah pihak tidak saling melepaskan diri dari ikatan kerja sama itu dan saling membantu satu sama lain. --- "Aku mau seorang anak dari pernikahan ini" Kata-kata itu membuat Arva terkejut. Paradisha. Perempuan ini sebelumnya mengatakan jika ia bebas melakukan apapun di pernikahan ini. Lalu sekarang meminta seorang anak dari pernikahan yang akan mereka jalankan. Bukankah itu terlihat tidak sinkron? "Kamu ingin mengikatku dengan kehadiran seorang anak?" Itu yang dipikirkan Arva. Percakapannya malam itu dengan Disha menunjukkan jika perempuan ini terlihat tidak masalah dan terima-terima saja dengan pernikahan mereka. Perempuan itu mungkin saja memang menginginkan pernikahan ini. Pemikiran itu memang sedikit tidak masuk akal. Tidak ada alasan yang membuat Paradisha menginginkan pernikahan ini selain titah orang tua. ©reduyerm 2024

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu