Rentang Waktu

Rentang Waktu

  • WpView
    Leituras 12
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, jan 10, 2021
Malam ini adalah akhir tahun, aku mengetikkan pesan balasan untukmu. 'Menurutmu, apa makna waktu sebenarnya?' Kamu mengatakan satu hal yang membuatku mengerti sampai sekarang. 'Waktu itu sama perihalnya tentang menunggu, kamu akan tetap berdiam sampai akhir kisah dimana pada akhirnya Tuhan menyuruh untuk pulang. Sesederhana itu kehidupan.' Pesan itu terkirim tepat pada awal tahun dan di tahun itu juga akhir dari kita. Waktu seolah menyuruhku menunggumu yang sampai sekarang tak kunjung datang. Dimana? Sudah berlabuh dengan yang lain? Seperti katamu, aku masih percaya teori bahwa waktu adalah perihal menunggu.
Todos os Direitos Reservados
#516
ceritaremaja
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Drama Sepupu [END]
  • Akhir Kisah [SELESAI]
  • 𝐃𝐄𝐀𝐓𝐇 𝐋𝐔𝐑𝐊𝐒
  • Senja Tanpa Jingga
  • Eliinaa
  • Penghujung Takdir (selesai)
  • 𝐁𝐄𝐂𝐎𝐌𝐈𝐍𝐆 𝐀 𝐌𝐎𝐓𝐇𝐄𝐑 𝐎𝐟 𝐓𝐖𝐈𝐍𝐒 {Slow Update}
  • Imamku Akhtar | TERBIT✓

"Aku hanya ingin tidur ... tidur selamanya bersama Bunda." "Berani baca kisahku?" _ _ _ _ _ _ Aku Nino, cowok berkacamata yang selalu memakai jaket. _ _ _ _ _ _ Tekanan hidup membuatku depresi dan berakhir menyakiti diri sendiri. Bukan hanya sekali, dua kali, tapi sering ... Aku? Apakah aku mampu? Menjalani hidup bagai neraka. Atau ... Haruskah Mati? _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ ©Haruskah Mati? karya meitheoypt ~>Cerita ini sudah pernah dipublish tapi karena ada masalah, berakhirlah diunpub. Dan pada tgl 7 Sept 2021, cerita ini di-publish ulang [Akan langsung DIHAPUS setelah tamat, berani baca sampai akhir?] _______________________________________________ Nb: •Jika kamu makhluk Tuhan yang mengerti apa itu kerja keras, maka janganlah jarimu itu pelit 'tuk menekan bintang atau sekadar memberi komen •Jika kamu makhluk Tuhan yang PAHAM apa itu perjuangan, juga kebahagiaan seseorang, maka janganlah ada di benakmu niatan untuk memplagiat cerita karena sejatinya kami para penulis yang berjuanh dengan karya kami sudah terlalu capek menghadapi segala suka duka. Maka dari itu, mari kita ciptakan kedamaian Selamat membaca, semoga suka ^.^

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo