We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Haruskah aku mengikhlaskan? [ON GOING]

Haruskah aku mengikhlaskan? [ON GOING]

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Mon, Jan 18, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Isma Putri Nadia seorang gadis SMA yang cantik dan periang. Isma sangat menyukai hujan karena hujan membuat Isma tak pernah merasa sendiri. Isma itulah nama panggilan teman-teman nya. Isma mempunyai sifat cerewet dan telmi alias telat mikir. Dia mempunyai seorang sahabat yang bernama Siska, Nadya dan Saka. Isma lebih suka membuat puisi karena itulah salah satu hobi Isma. Dia kembali dibuat jatuh cinta dengan seseorang. Rey, iyaa Rey membuat Isma jatuh cinta dengan cara tersendiri nya. Pria cuek tapi perhatian. Saka yang memiliki rasa selama 2 tahun merasa tersaingi. Tapi Saka lebih memilih cinta dalam diam. Hujan kembali membuat kenangan yang buruk. Isma kehilangan sahabat dan kekasih nya. Haruskah Isma mengikhlaskan?
All Rights Reserved
#207
kasihsayang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fragment Of Serenade (END)
  • The Last Birthday With You
  • Satu Hati yang Kuberi Cinta
  • Temporary |End|
  • Just Be Friend? [Completed]
  • cinta dan kehilangan
  • ARGA
  • Dia Dialeka [COMPLETED]
  • LAUTAN HATI HERA
  • ALEANGGA [On Going]

Lelah, gak, sih? Mencintai sendirian? Cinta itu seperti melodi. Mengalun lembut, menyusup dalam setiap detak jantung. Namun, bagi Asha, cintanya hanyalah serenade yang terpecah. Kepingan nada yang ia lantunkan berulang kali untuk Arsen, tulus. Tanpa balas. Arsen selalu menjadi pusat dunianya, meski hanya memberinya dingin dan penolakan. Sementara seseorang diam-diam merangkai setiap kepingan yang ia tinggalkan. Mendengar setiap lirih yang tak pernah sampai pada Arsen. Ketika Asha memilih berhenti mengejar, meninggalkan serenade itu sebagai kenangan yang tak lagi ia pedulikan, hanya saat itulah Arsen menyadari. Terlambat. Karena kini, serenade Asha telah menemukan pendengarnya yang sejati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines