Masih dan Pernah

Masih dan Pernah

  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 11, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Kertas dan coretan melodimu mungkin bisa bersatu, saling melengkapi. Tapi tidak dengan kita." -Aika Biantara- *** Awalnya tujuan Aika hanya ingin menjadi ketua SekBid yang baik, gigih, dan sukses menjalankan kegiatan Seksi Bidang yang sudah diprogram. Kiranya faktor eksternal selalu berhasil menjadi pengacau, Aika yang awalnya kesal setengah mati pada Kavindra, si gitaris baru band sekolah yang juga baru mengenal Aika. Kavian yang digadang-gadang bisa membantu Aika memenangkan hati cassanova sekolah, justru malah membuat Aika beralih menaruh rasa, pada Kavian yang selalu memberi senyum pada siapa saja. Apakah bisa Aika tetap meneguhkan hati kala perlakuan Kavian semakin membawanya terjatuh lebih dalam? Di waktu yang bersamaan, Aika mengetahui sebuah fakta tentang Kavian, sebuah kenyataan yang membuat Aika berada dalam kebimbangan. Berjuang atau mundur?
All Rights Reserved
#105
elvan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • MEMELUK LUKA [END]
  • SACRIFIER | ONGOING and REVISION
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • Apa yang Mereka tidak Tahu
  • Teruntuk Luka [Completed]
  • CHAVANDA (End)
  • RAGA

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines