Mine or Yours?

Mine or Yours?

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 3, 2025
WpInfo
Fiction
Mystery
"Cassie cukup, bisa gak sih kamu tuh menghilang? Please, jangan bikin aku menderita"~ Lexa "Sorry, tapi aku sama kamu itu satu. Kayak dua sisi cermin yang bertolak belakang, kalo salah satunya rusak yang lain pasti rusak juga"~ Cassie Suatu kecelakaan semasa SMP mengubah kehidupan Lexa, sosok yang mengaku sebagai 'kembaran' dirinya datang dan mengambil alih tubuhnya. Selama bertahun-tahun 'Cassie' mengutak-atik hidup Lexa hingga disatu titik, kebenaran dan kebohongan menjadi bias baginya. Siapakah Cassie sesungguhnya? Rahasia macam apa yang menanti Lexa dan siapakah yang akhirnya bertahan?
All Rights Reserved
#451
psychological
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • Defiant [END]
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Shadow in the Lab
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines