Our Destiny

Our Destiny

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 6, 2021
"Vikana Maya Bramasta! Dapat salam dari Akbar Cahyana Darmawangsa! Katanya SAYANG!" Akbar mengatakannya dengan lantang tanpa mempedulikan semua pasang mata yang melihat mereka berdua, bahkan di tak memikirkan semua yang telah dia lalui dan hal besar apa yang akan dia hadapi. Dia hanya memikirkan Maya, tugasnya hanya menjaga senyum tanpa tetes air mata, Maya adalah mentari, begitu juga Maya, baginya Akbar adalah Matahari bukan rembulan, tapi, siapa yang tahu sebesar apapun perasaan mereka, setegar apapun mereka, mereka tidak akan mampu melawan takdir. "Gembul, kupikir Matahariku menghilang, ternyata dia hanya tertutup badai yang panjang"
All Rights Reserved
#234
nostalgia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JANUARGHA
  • Takdir yang tak berpihak ( Versi Revisi)
  • "Algantara Delano Arlaska"
  • ARKANA DIRGANTARA
  • Aku Yang Selalu Diremehkan
  • orang yang selalu menunggu ku
  • BALAS DENDAM! ✔
  • Ketos Vs Adek Kelas
  • 💞Takdir Cinta💞
  • ARGLADIS
JANUARGHA

Kisah ini tentang seorang cowok culun bukan culun lebih tepatnya tidak mengikuti zaman, gaya nya gitu gitu aja. Namun dia mencintai seorang wanita cantik,manis,imut, baik paket komplit banget Namanya Clarissa angel, siapa sih yang kenal dengan Dewi SMA tunas bangsa ini. Tetapi dia tidak pernah dianggap ,walaupun sudah banyak cara yang dilakukan untuk mendekati Clarissa. Hingga suatu hari di rooftop sekolah dia berteriak dan mengatakan bahwa dia mencintai Clarissa tetapi dia tidak tahu bahwa disana seorang perempuan yang sedang tidur. Hingga akhirnya perempuan itu lah membantu cowok itu supaya bisa mendekati Clarissa dengan merubah penampilan nya agar dia dianggap ada bukan sebagai Upik abu aja. ________________________________________ " Kenapa aku lebih nyaman dengan kamu daripada pacar aku yang udah lama aku suka" cetus Arga "Astaga Arga,bukan penampilan kamu yang harus di rubah juga ya tapi cara pemikiran kamu, kan kita emang sahabatan aku nerima kamu apa adanya" Arga menatap lekat wajah wanita di depan nya dengan raut wajah yang tidak dapat di tafsir kan "Aduh gini ibaratnya itu kamu suka Ama buah nanas Ama pisang, terus kamu lebih suka nanas tapi ketika kamu makan nanas kamu bakalan sakit dan pilihan nya kamu lebih nyaman dengan pisang" jawab zasya dengan semangat "Inti nya berarti aku lebih memilih nyaman bukan tersakiti" tindas Arga sambil melihat bintang di langit Zasya tertawa kecil " emang ya otak kita itu gak sejalan dengan hati, ego itu ada di otak perasaan itu ada di hati, jadi ikuti yang kamu mau!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines