The Magic of Eiffel

The Magic of Eiffel

  • WpView
    GELESEN 712
  • WpVote
    Stimmen 233
  • WpPart
    Teile 24
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Fr., Apr. 23, 2021
WpInfo
Belletristik
Romantik
Kisah ini berawal dari seorang gadis bernama Rainnatha Eleamoura Sarasvati (Amour). Seorang gadis dengan kisah yang sangat pelik untuk mendapatkan cintanya (Rendra) lelaki yang dianggapnya mampu membuat senyuman pada pipinya. Awalnya ia sering merasa insecure terhadap Rendra yang dipandang Good looking oleh semua orang, kemudian datang sosok lelaki (Haris) yang mengubah kehidupannya menjadi lebih berarti. Kekuatan cinta mampu membuat Rendra merasa dirinya kesepian tanpa adanya Amoura yang mengajarkan Rendra arti penting mengucapkan "Bonjour" dan "Bonne nuit", hingga Eiffel menyatukan kisah mereka.
Alle Rechte vorbehalten
#112
reading
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Cinta Halal Kita[On Going]
  • TAKDIR CINTA ALLAH [ON GOING]
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • RAJUTAN ASMARA  ( TAMAT )
  • luka alaska
  • AZAM : Satu Langit Dua Doa
  • Arsyilazka
  • ALEA (TAMAT)
  • ALSYA
  • my little boo

Aiza Chafiya Laila Jannahti. Gadis itu biasa dipanggil Aiza. Ia adalah anak pertama dari tiga bersaudara, memiliki dua adik laki-laki yang masing-masing berusia 13 tahun dan 8 tahun. Sejak kecil, Aiza dikenal sebagai anak yang lembut, taat, dan penuh tanggung jawab-terutama sebagai kakak sulung di keluarganya. Kisahnya dimulai ketika ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Fattah, sebuah pesantren yang menjadi pilihan keluarganya. Bukan tanpa alasan, keluarga pengasuh pesantren-Kyai dan Nyai-telah lama menjalin hubungan dekat dengan keluarga Aiza. Kedekatan itu membuat keputusan tersebut terasa tepat, meski tetap saja berat. Tidak mudah bagi Aiza untuk meninggalkan pesantren milik kakeknya sendiri, tempat yang sudah akrab dengan segala kenangan masa kecilnya. Lingkungan baru, aturan baru, dan orang-orang baru menjadi tantangan yang harus ia hadapi dengan hati yang lapang. Di hari-hari pertamanya di Pesantren Nurul Fattah, Aiza dipertemukan dengan tiga gadis yang kelak menjadi sahabatnya: Chika yang ceria, Ayu yang kalem, dan Rahmana yang dewasa. Bersama mereka, Aiza belajar tentang arti persahabatan, kesabaran, dan perlahan... tentang rasa yang tumbuh tanpa diminta. Di balik lantunan ayat suci dan doa-doa yang dipanjatkan setiap malam, ada kisah yang sedang Allah rangkai. Kisah tentang perjuangan, tentang menjaga hati, dan tentang cinta yang tidak hanya sekadar rasa-melainkan niat suci untuk menuju halal. Inilah awal dari perjalanan Aiza. Tentang cinta yang dijaga, tentang rindu yang ditahan, dan tentang harapan yang dipasrahkan sepenuhnya pada takdir-Nya.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien