We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Unspoken Words

Unspoken Words

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 28, 2021
WpInfo
Poetry
Aku tidak bisa menyeka air matamu saat kamu menangis, tidak mampu memberikan padamu sosoknya yang sedang kamu tangisi, Aku tidak dapat membantumu dengan perjuanganmu. Karena sama sepertimu, aku juga si pengagum rahasia. Beberapa kalimatku membisu, tak pernah tersampaikan. Maka aku hanya bisa menenangkanmu dengan sebuah fakta kalau 'kamu tidak sendirian' Kalimatku dirangkai dengan hati agar jika terucap ataupun tidak, rumahnya adalah hati bukan sekedar sampai di mata ataupun telinga kemudian sia-sia.
All Rights Reserved
#4
unspoken
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Resonansi Rasa. (Bersauh)
  • Aksara Tak Bertuan
  • Diksi Dalam Sepi
  • KITA
  • Ruang Diksi [Completed]
  • Almost.
  • SEMESTAKU [Segera Terbit]
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • Bumaga i Ruchka
  • Aku Pengamat, Terasingkan

(Telah terbit). Beberapa part dihapus. Lansiran prosa puitik tentang dialektika rasa. Tuan, puan, apa guna aksara jika tiada di eja? Apa guna bahasa jika tiada untuk dialog semesta? Sekumpulan aksara semenjak jejak terjajak, bahasa bisa resah tatkala pengeja membaca tiada jelas arah. Singgahlah, mungkin tak senyaman rumah, tapi percayalah aksara yang indah akan membuat betah. Salam. *Penanda: Apabila ada yang ingin didiskusikan mari berbincang di kolom komentar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines