Unspoken Words

Unspoken Words

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 28, 2021
Aku tidak bisa menyeka air matamu saat kamu menangis, tidak mampu memberikan padamu sosoknya yang sedang kamu tangisi, Aku tidak dapat membantumu dengan perjuanganmu. Karena sama sepertimu, aku juga si pengagum rahasia. Beberapa kalimatku membisu, tak pernah tersampaikan. Maka aku hanya bisa menenangkanmu dengan sebuah fakta kalau 'kamu tidak sendirian' Kalimatku dirangkai dengan hati agar jika terucap ataupun tidak, rumahnya adalah hati bukan sekedar sampai di mata ataupun telinga kemudian sia-sia.
All Rights Reserved
#64
unspoken
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEMESTAKU [Segera Terbit]
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Sekumpulan Sajak yang Berkisah
  • Satu Bait Tentang Hidup
  • PERLINA
  • Almost.
  • Diksi Dalam Sepi
  • Ruang Diksi [Completed]
  • Resonansi Rasa. (Bersauh)
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)

[UPDATE 2/MINGGU] #kisahraina Saat kisah cinta yang bermula manis, mendatangkan pahit yang teramat sakit. Kufikir kepercayaan dan ketulusan akan berakhir baik, tapi ternyata penghianatan sebagai balasan terkejam. Aku adalah serpihan yang tersisa dari ribuan keping hati yang telah kau hancurkan. Aku adalah air mata yang terus mengalir kala kau goreskan luka. Cintamu hanya sebatas janji, tak lebih dari kata-kata yang hanya di bibir sahaja. Andai waktu pertemuan kau dan aku hanya sepintas lalu, mungkin mencintaimu takkan pernah kulakukan. Kini tinggallah aku, dengan rasa kecewa atas semua luka yang kau berikan. Kini tinggallah aku, dengan sebuah harapan agar kau binasa. Coppyright©2018, By Maya Revelita

More details
WpActionLinkContent Guidelines