Kau Saja

Kau Saja

  • WpView
    Reads 97
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 23, 2021
Ini bukan tentang janji yang diingkari, bukan pula tentang hati yang telah mati, melainkan sebuah kisah manis yang disajikan dengan plot tragis. Shahira Az-Zahra, seorang perempuan biasa, serba biasa yang tidak ada kelebihan kecuali apa yang ada di pikiran. Pemikiran inilah yang membuat lelaki tampan tertarik padanya. "Nama aku Shahira, Kak, bukan Syafira." "Tapi, aku lebih suka memanggilmu Syafira karena itu cocok untukmu," balas lelaki tampan itu dengan senyum tulus. Shahira hanya terdiam. Dia tahu, sangat tahu dengan jelas arti dari Syafira itu. Dia hanya ... entahlah, tetapi hatinya merasa hangat. Menurut orang, mungkin dia memang sempurna secara fisik, tetapi tak ada yang tahu jika selama ini ia tersiksa secara batin. Tak ada seorang pun yang tahu perihal hati, kecuali ia dan Tuhannya sendiri. "Jika kau lelah dengan kehidupan, jadikan Allah tempat sandaran. Jika dukamu tengah merundung, ingat aku yang selalu mendukung." Membaca tulisan itu, membuat lengkungan sabit tercipta di bibir Shahira. Ia merasa senang. Dia selalu saja bisa membuatnya tersenyum kembali. Shahira pun menghapus segera menghapus embun di sudut matanya yang basah, mencoba menghilang resah dan gelisah karena jiwanya yang tengah gundah. Namun, semua itu berakhir sudah saat membaca quote yang terlampir dengan indah. Siapakah dia? Lantas kenapa Shahira begitu sedih? Apakah yang sebenarnya terjadi di kehidupannya? Penasaran yuk langsung baca aja!
All Rights Reserved
#361
project
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • AZALEA
  • Saya Mencintaimu Karena Allah [Sudah Terbit]
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Elegi Rasa : Pergi
  • Assalamualaikum Imamku
  • I Missing You (COMPLETED)
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • Perihal Mengikhlaskanmu [TAMAT]

~Teenfiction-Romance-Religi~ Cinta? Apa itu cinta? Bagiku cinta itu bulshit, hanya sekedar omong kosong. Aku bahkan nggak pernah menganggap bahwa cinta itu ada di dunia ini. Kalaupun cinta itu ada, itu tidak lain hanyalah sesuatu yang menorehan luka. -Aisyah- *** Dua pria, satu wanita. Antara sahabat dan cinta, keduanya sama-sama berarti dalam hidup. Entah memilih maju untuk memperjuangkan perasaan demi cinta atau malah memilih mundur merelakan perasaan demi sahabat. Keduanya memang pilihan yang sulit, tapi lebih sulit lagi ketika mengetahui bahwa wanita yang mereka cintai adalah wanita yang phobia tentang segala hal yang berhubungan dengan cinta. "Coba sebutkan satu kata yang mendefinisikan cinta menurut lo". "Bulshit". "Kenapa lo bisa nyimpulin kalau cinta itu bulshit?". "Ya emang kenyataannya gitu kan. Cinta itu cuman omong kosong. Nggak ada yang bisa dipercayai di dalam cinta". "Jadi lo benar-benar gak percaya kalau cinta itu ada?". "Iya, kalaupun cinta itu ada, itu tidak lain hanyalah sesuatu yang menorehkan luka". "Sekarang mungkin lo nggak percaya kalau cinta itu benar-benar ada, tapi suatu saat nanti lo akan menyesali perkataanmu itu. Tunggu aja Syah, akan kubuat lo benar-benar merasakan cinta dengan cara gue sendiri hingga lo lupa akan rasa sakit di dalamnya". *** Akankah Aisyah benar-benar akan merasakan cinta? Akankah mindset Aisyah akan berubah tentang cinta? Atau malah lebih memilih mementingkan egonya untuk tidak akan pernah merasakan sesuatu bernama cinta? Ikuti kisahnya dan kamu akan mendapatkan jawabannya. Siapin tissue yang banyak karena cerita ini akan mengajarkanmu arti sabar, ikhlas, dan bersyukur, serta mengajarkan arti cinta sesungguhnya. Cerita ini diadaptasi dari kisah nyata dengan dibumbui sedikit cerita fiksi untuk melengkapi kisah nyata yang kurang lengkap.

More details
WpActionLinkContent Guidelines