TERIKAT

TERIKAT

  • WpView
    GELESEN 740,952
  • WpVote
    Stimmen 23,128
  • WpPart
    Teile 8
WpMetadataReadErwachseneninhaltLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Do., Okt. 14, 2021
Bara memiliki sisi kelam dibalik nama besar keluarganya. Tak hanya menggeluti bisnis yang dilabeli haram, Bara membuat masalah baru dengan jatuh hati pada wanita yang tidak semestinya ia dekati. Suasana tentram mendadak kacau karena ulahnya. Geliat konfrontasi tak bisa lagi dihindari. Bermula dari debar jantung yang menggila, Bara terperosok salah. Berlanjut dengan kenekatan yang membikin gelisah, Bara tahu seharusnya ia berhenti saja. Tetapi ketika detak mereka menyatu, Bara seperti melihat dunia baru. Lalu bagai berada di ujung tebing dengan ribuan masalah yang menyiksa, Bara bingung menentukan arah. Sebab sisi terdalam di palung jiwa, menginginkannya menjadi egois saja. Sebelum kemudian, ia terdampar di Asmaraloka.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • We Never Make It
  • Cinta Di Garis Terlarang (END)
  • WENING (HIATUS)
  • Espoir (My Sweetest Sin)
  • Saat Cinta Harus Memilih (End)
  • Whisper of Destiny (END)
  • Behind Your Smiles (END)
  • Little Lady [END]
  • Living with the DEVIL

warning: mature, harsh words, imperfect main character, toxic, family issues, unstable mental health Amara lahir untuk menyaksikan ibunya dipukuli oleh ayahnya. Ibunya yang selalu mengalah hanya karena percaya ayahnya mencintai itu membuatnya muak, hingga ia bertekad tidak akan pernah menjadi seperti ibunya. Dirga lahir untuk menerima pukulan dari ayahnya. Membuatnya tumbuh dengan persepsi bahwa cinta adalah kontrol dan dominasi. Mereka bertemu. Sama-sama retak. Sama-sama keras. Sama-sama terluka dan enggan sembuh. Mereka yang tidak seharusnya bersama dan berusaha saling menjauh namun pada akhirnya selalu kembali seperti benang kusut yang terus tersangkut. © nousephemeral, 2025.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien