HIBY? How I Became Yours

HIBY? How I Became Yours

  • WpView
    Reads 182
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 12, 2021
Merasa jadi cewek " in relationship" tapi rasa single merupakan suatu keberkahan dari masa muda Astarina Wangi atau yang beken disapa Angi. Bekerja sebagai seorang karyawan swasta di usia 25 tahun dan memiliki seorang kekasih atlet basket profesional adalah suatu kebanggaan bagi Angi. Walaupun mereka hidup terpisah pulau, namun kesetiaan Angi tak perlu diragukan meskipun kalau liat cogan bisa belingsatan sih, tapi itu cuma buat cuci mata Aja. Pokoknya Angi tetap optimis dengan hubungan yang sudah terjalin selama sembilan tahun dengan kekasihnya. Sampai suatu saat Angi menyadari bahwa misteri Illahi adalah sesuatu yang bisa saja datang tanpa permisi, lalu merubah segala yang sudah direncanakan. Yah, semua berubah sejak ada manusia luar angkasa yang mendarat di kehidupan Angi. Makhluk luar angkasa ini sejenis spesies manusia berideoligi 5 R (ringkas, resik, rapi, rawat, dan rajin), tapi bukan cuma itu dia juga diktator anti negosiasi ala Kim Jong Un dengan kata-kata andalannya "atasannya kamu atau saya?". Kehidupan tenang Angi berubah saat makhluk asing itu selalu mendominasi dirinya mulai dari bangun tidur hingga tidur kembali. Tanpa Angi sadari, perlahan makluk luar angkasa itu malah mendominasi juga hatinya. Bagaimana dengan kekasih Angi? Siapakah yang akhirnya Angi pilih? Enjoy the story Salam, Tanpopo1402
All Rights Reserved
#43
perjuanganhidup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kopi & Deadline (On Going)
  • Bucin 2 (Sudah Open Pre-Order)
  • Judul Standar - The Beautiful Roses
  • Araleya Titik Temu Semesta (COMPLETED)
  • ✅ Loveguard : Love Intelligence Service
  • PUSPAJALA (Hiatus)
  • Laut 2015.
  • Tiga Serangkai
  • WANITA SATU JUTA DOLLAR

Bukan karena lambat bekerja, Ara lembur lagi bagai kuda. Ara duduk sendiri di cubicle, mata lelah, kopi sachet ketiga di tangan, layar laptop menyala dengan file yang hampir rampung. Ingatkan Ara sekali lagi bahwa kerjaannya 'hampir rampung'. Dia menatap layar, lalu menarik napas panjang, "Aku nggak tahu lagi ini kerjaan atau penyiksaan... Tapi besok pagi harus submit, kalau nggak... ya biasa, dapat teror halus dari atasan." Dulu waktu kecil, Ara selalu mengganggap orang yang pulang kantor sampai pukul 12 malam atau pagi buta adalah orang-orang keren. Iya keren, keren keramnya sebadan-badan. Ara menarik napas panjang untuk kesekian kalinya, "Aku gila deh kayaknya, masa dulu kerjaan kayak ginian aku bilang keren." Di sela kelelahan itu, Ara mengenang tempat ngopi yang pernah dia datangi dua minggu lalu-tempat yang jarang dia datangi sebelumnya, tapi entah kenapa, wajah sang barista masih lekat di kepalanya. Dia pernah bilang ke dirinya sendiri , "Aku nggak punya waktu buat cinta." Tapi sejak ketemu cowok itu... apa kalimat yang digaung-gaungkan Ara mulai retak? GA MENERIMA NAMANYA PENJIPLAKAN YA EGE, NYARI IDE ITU GA MUDAH‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines