Satu Kata, Tanpa Wajah

Satu Kata, Tanpa Wajah

  • WpView
    LECTURAS 10
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, ene 8, 2021
Kisah Ruoxi yang menyukai seorang pembela kebenaran yang selalu membantunya disaat genting. Namun Ruoxi tak pernah menyadari siapa orang itu yang selalu membantunya. Karena disaat orang itu datang ia selalu menggunakan topeng. Ciri khas dari pembela kebenaran itu adalah selalu menggunakan topeng dan selalu mengucapkan satu kata sepanjang kehadirannya. "Kembalilah!" Itulah yang selalu diucapnya. Apa yang ia maksud dengan 'kembalilah'? Akankah Ruoxi mengetahui identitas dambaan hatinya beserta pesan yang ia sampaikan? Atau malah pesan itu berujung pada malapetaka yang tak terhindarkan?
Todos los derechos reservados
#54
betrayed
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Rosalyn : change
  • J&E Story (Slow Update)
  • Noda dalam Cinta
  • Lost Hope
  • Promise
  • Antara Aksara dan Kata
  • Still Ours [Hiatus]
  • TAK BERSAMBUT

"Tidak. Tidak ada tempat bagiku untuk kembali. Bahkan di sudut dunia yang terpencil pun." Rose selalu hidup berlumur dosa. Bau darah, suara tembakan, dan mayat yang bergelimpangan sudah menjadi kesehariannya. Hatinya telah beku seiiring ia tenggelam dalam dosanya. Namun, seorang pemuda merubahnya. Seorang yang bertekad menariknya dari kegelapan, yang menginginkan dirinya untuk tersenyum. Dia tak pernah menyerah untuk melihat gadis bermata merah itu untuk tersenyum. Sampai di akhir pun, pemuda itu tidak berhasil menarik Rose dalam kegelapan. Ia hanya dapat membisikkan satu hal di akhir pertemuan mereka "Kaburlah."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido