"Jangan jatuh hati di Negeri Indragiri. Jangan jatuh cinta pada Bujang Sri Gemilang." Begitulah pantangan tak tertulis teruntuk seorang Gadis berdarah tulen Minangkabau. Kalimat yang dilontarkan oleh Niniak Mamak kepada Sang putri bungsu penerus suku yang dipangku, tapi bak kata pepatah. Ketika cinta datang, tak ada apapun yang mampu menghalang. 2003 Terpahat kisah dari Bumi Sri Gemilang dengan Lancang kuning sebagai lambang. Namun, kisahnya tak seindah pahatan yang terpampang. Bukan tentang Rama dan Shinta, bukan pula tentang Krisna dan Radha. Ini tentang Aariyaz dan Zaheera. Kisah dari negeri Melayu Riau yang penuh pesona. Kisah cinta sepasang anak manusia yang berbeda suku dan kasta. KISAH SINGKAT DI SETIAP PENGHUJUNG TAHUN AKAN SELALU SAYA TOREHKAN SEBAGAI BENTUK PENGHARGAAN ATAS APAPUN YANG SAYA LAKUKAN. BENTUK PENGHARGAAN UNTUK PEMBACA SETIA SAYA, SAYA PERSEMBAHKAN KISAH INI DI PENGHUJUNG TAHUN DUA RIBU DUA PULUH TIGA.
تفاصيل إضافية