when i lost you

when i lost you

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Fri, Dec 10, 2021
Azeela tidak mendengar apapun. Semuanya kabur, pendegarannya sesaat tidak berfungsi. Tanpa sadar handphonenya terjatuh. Kakinya mati rasa, membuatnya jatuh terduduk. Azeela menangis sejadi-jadinya. Sesak yang ia rasakan, menyesal telah meninggalkan Jakarta. Tangisnya tidak tertahankan. Ia bahkan belum mengucapkan Terima kasih kepada Arkan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Complete] Fate in Chains
  • Hidup, Bukan Cuma Tentang Kamu!
  • Aksara Kita
  • Whisper of letting go (Ending)
  • Sunyi tak terlihat
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • Best Mistake [Completed]
  • AKHIR DARI KISAHKU
  • AKALA ; My heart beats for Miss
  • Enemies in Flames

FATE IN CHAINS a Sequel of "Senja di Balik Hujan" Dua tahun berlalu sejak tragedi yang menjerat mereka, namun Alden dan Asyilla masih terperangkap dalam lingkaran yang sama-hubungan yang penuh gairah, ketergantungan, dan obsesi yang nyaris tak masuk akal. Alden, kini seorang mahasiswa teknik yang tampak tenang dan rasional, sebenarnya tak pernah benar-benar bisa melepaskan diri dari Asyilla. Setiap langkah gadis itu, setiap jejak keberadaannya, selalu dalam pantauannya. Ia bukan hanya mencintai Asyilla-ia membutuhkannya. Asyilla, siswi SMA tingkat akhir yang tampak rapuh di luar, justru menyimpan ketakutan yang berlawanan. Ia tahu bahwa Alden selalu ada di sekitarnya, selalu memperhatikannya dari bayang-bayang. Dan alih-alih menjauh, ia justru merasa tak bisa hidup tanpanya. Hubungan mereka bagaikan tarian yang penuh gairah sekaligus berbahaya-terlalu dekat bisa menghancurkan, tetapi menjauh hanya akan membuat mereka semakin haus satu sama lain. Alden tak bisa menerima dunia di mana Asyilla bukan miliknya, sementara Asyilla tak bisa membayangkan hidup tanpa Alden yang terus memburu dan memilikinya. Mereka saling melahap, saling mencabik, saling menghancurkan, tetapi tak satu pun yang mau melepaskan. Ketika batas antara cinta dan obsesi semakin kabur, mereka harus menghadapi kenyataan: Apakah ini cinta, atau hanya permainan bertahan hidup yang brutal? - "Cila... There's no way out for us. Even if you want to run, you can't." - Raja Alden Rylan "My eyes are all around you, Alden. Jangan coba macem-macem. You're mine forever." - Asyilla Qeenar

More details
WpActionLinkContent Guidelines