Hai, selamat pagi, nama gua Karin.
iya, aku itu anak pengusaha kaya,
tetapi berselangnya waktu, bokap gua di tipu, yang nipu ternyata bokap temen gua sendiri yaitu Ardi.
inilah cerita ku.
"Yah, ayah dari mana aja?" tanya Karin ke Ayahnya.
"Iya Karin, nih Ayah mau pulang kok" jawab ayah Karin.
"Ngoghey" jawab Karin.
Setelah ayah karin sampai di rumah,
"Rin, gimana sekolahmu?" tanya ayah Karin ke Karin.
"Hmm, ya gitu gitu aja yah" jawab karin agak sedikit rasa jengkel.
"Loh, kok bisa gitu Karin?" tanya ayah Karin sekali lagi.
"Auah yah, bodoamat, aku mau kekamar duluan" jawab Karin sedikit nyolot ke Ayahnya.
"Yaudah sana, hemm emang anak sekarang susah di ajak bicara" ucap Ayah Karin.
Hari berganti Hari,
karin pun mulai masuk sekolah,
"Hai Karin, yuk ke kelas bareng" tanya Ardi sahabat Karin.
"Gak ah, gak usah, gua bisa kok ke kelas sendiri!" jawab karin agak emosi.
"Yaudah gua duluan yee" ucap Ardi
"Y" jawab karin.
KKRINGGGG,
Bel istirahat pun berbunyi,
waktunya untuk semua anak beristirahat, tapi Karin malah justru nggak istirahat. hmmm kenapa yak?
"Rin, lo gak istirahat?" tanya Ardi ke Karin
"Ngapain sih lo mesti ganggu gua" jawab Karin sedikit nyolot.
"Ya gapapa" ucap Ardi.
"Yaudah, kalau lo mau ke kantin yaudah sono!" jawab Karin sambil membentak Ardi.
"Eh, Karin lo gak mau jajan gitu?" tanya Rini teman baik Karin.
"Nggak Rin, gua lagi gak mau jajan aja" jawab Karin.
"Oh ogghet" jawab Rini.
Dan hari pun berganti,
ternyata ada pengumuman bahwa SMA Panca Garuda akan camping,
"Rin rin, sini deh, ada berita bagus" kata Rini ke Karin
"Apa lagi sih Rin" jawab Karin.
"Itu, sekolah kita mau ngadain camping le outdoor" kata Rini sambil senyum.
"Yaelah gitu aja lebay" jawab Karin.
"Ya bukan gitu Rin" jawab Rini.
"Tapi lo ikut kan?" tanya Rini ke Karin.
"Gampang dah kalau urusan begituan" jawab Karin.
"Oh yasudah ngogghet" jawab Rini.
"Rin lo entar duduk aja sama gua" kata Ardi ke Karin.
"Iyuuw, ogah banget gua duduk sejejer ama lo" jawab Karin.
" Yaelah" jawab Ardi.
Satu Minggu sudah Reza tak nampak di sekolah .
Setelah kejadian kemarin penyakit nya kambuh.
"Kok Reza gak masuk2 ya? " tanya Nabila pada Ridwan ( kebetulan Reza dan Ridwan adalah sepupu)
"Dia masih sakit karena kemarin itu " jawab ridwan
" Oh ,memang separah itu ya?" tanya nya lagi
" Entah bil ,gue juga kurang tau" jelas ridwan lagi nabila menggangguk
" besok hari minggu kita ke rumah Reza yuk?" ajak nabila kepada teman2 nya
" Oke, kumpul di rumah Gue ya " respon Arif karena memang rumah nya tidak jauh dari rumah Reza
"Siap " jawab mereka kompak
Bel pulang sekolah berbunyi
murid2 berhamburan keluar karena mereka sudah di jemput orang tua masing2
"Eh ,gue tunggu di rumah ya ,bye" teriak Arif sembari bergegas keluar kelas
"Siap bos" jawab yg lain nya kompak
"Bil,gue pulang dulu ya ,dadah "kata murid 1 sambil melambaikan tangan nya di ikuti teman2 yg lain
"Dadah " jawab nabila
Iya, Nabila memang lebih memilih pulang terakhir karena yang pasti sekolah pun sudah sepi ,jadi tidak perlu berdesak2an
Sekitar 15 menit,Nabila sudah sampai di rumah nya
"Assalamualaikum" salam Nabila
tidak ada jawaban karena memang rumah sepi saat siang hari .
Nabila masuk rumah dan segera mengganti pakaian nya .bergegas pergi ke warung nenek nya di depan gang.
Malam pun datang
Nabila yg tengah duduk di teras rumah nya dengan beberapa buku bacaan ,tentu,karena nabila gemar membaca
Tak lama Rizki datang
"Lagi apa bil??" Sapa Rizki
"Bisa kali salam dulu"jawab nabila ketus
"Iya iya ,assalamualaikum nabila cantik,lagi apa?"goda rizki dengan sedikit tertawa
"Rizki apaapaan si lo,waalaikumussalam,lagi baca2 aja,lo mau apa kesini ??tumben"kata nabila heran
"Besok ke rumah arif gue ikut ya?sekalian mau jenguk Reza,please bil?rengek rizki
"Iya iya ,besok jam 9:30 lo udah harus stand by di rumah gue"perjelas nabila
"Oke tuan putri,besok gue tepat waktu kok,gue pulang dulu,assalamualaikum "kata rizki pergi meninggalkan nabila
"Dasar aneh lu ki,waalaikumussalam"jawab nabila sembari memasuki rumah nya