R.U.M.A.H
  • WpView
    reads 261
  • WpVote
    Stemmen 8
  • WpPart
    Delen 3
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd vri, jan. 15, 2021
WpInfo
Fictie
Romantiek
Entah hati bagian mana dipaksa patah, dan entah ruang yang mana dipaksa kosong, rumah itu kini berdiri lemah di pinggir danau yang airnya mengeruh. Suasananya tak menundukung siapapun untuk singgah. Mungkin, karena sudah terlalu banyak yang singgah dan merusaknya tanpa mampu memperbaikinya. Pergi begitu saja setelah diberi keteduhan yang dibalas dengan kehancuran. Rumah itu hanya butuh penghuni yang siap menetap. Memperbaiki setiap yang rusak, dan membersihkan semua yang kotor. Namun ketika seseorang siap untuk itu, justru rumah itu roboh sebelum diperbaiki. Apakah Tuhan tak merestui? Atau justru rumah itu sendiri yang sudah tak ingin lagi berdamai dengan insan? Kini, semua terserah pada realita yang akan dipimpin semesta untuk berjalan. Tak harus memaksa untuk berdiri tegak, tertidur lemahpun tak masalah jika ada yang siap menopang. Sesimpel itu sebenarnya hidup, namun sampai detik ini setiap manusia selalu memperkeruh kehidupan dengan kebodohan yang diada-ada saja.
Alle rechten voorbehouden
#207
kakakadik
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • I'm okay (END)
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • Cinta Masa Lalu Tuan Muda
  • FIZYA
  • Raina Maramitha
  • Halycon
  • Keluarga (Tidak) Terencana
  •  ANATHA
  • Let Me Love You Longer

Orang tuanya selalu bertengkar, tak ada yang bisa ia lakukan selain berusaha meyakinkan diri bahwa keluarganya akan baik-baik saja. Pertengkaran adalah hal wajar dalam rumah tangga. Tumbuh gadis itu berdampingan dengan rasa sakit. Hingga tiba pada satu kejadian, Caramel terpaksa harus mengantarkan surat cinta milik sahabatnya, alih-alih sudah benar, ternyata surat itu salah alamat. Berujung pada benih-benih cinta antara Caramel dengan si penerima surat tadi. Namun, keadaan tak semulus yang dibayangkan kala keduanya semakin dekat, Caramel justru terbayang adegan mengerikan kala kedua orang tuanya yang saling mencintai justru berujung saling menyakiti. Caramel trauma dengan Cinta. Juga tak percaya dengan sebuah hubungan. "I don't believe in a relationship." - Caramel. Note : Di beberapa chapter awal, cerita ini tidak ada kisha romansa sama sekali. Author ingin menceritakan bagaimana sakitnya tokoh Caramel. Setelahnya, baru author ciptakan adegan manis guna menunjukkan bahwa roda kehidupan itu berputar. Cerita ini dibuat semata-mata hanya untuk menyalurkan hobi dan imajinasi. Start : 16-04-22 End : 21-10-22 Rank : # 1 in overthinking [31-08-22] # 1 in brokenhome [26-10-22] # 1 in pelajaran hidup [30-10-22] # 1 in insecure [11-11-22] # 4 in cinta beda agama [10-11-22]

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen