R.U.M.A.H
  • WpView
    Reads 261
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 15, 2021
Entah hati bagian mana dipaksa patah, dan entah ruang yang mana dipaksa kosong, rumah itu kini berdiri lemah di pinggir danau yang airnya mengeruh. Suasananya tak menundukung siapapun untuk singgah. Mungkin, karena sudah terlalu banyak yang singgah dan merusaknya tanpa mampu memperbaikinya. Pergi begitu saja setelah diberi keteduhan yang dibalas dengan kehancuran. Rumah itu hanya butuh penghuni yang siap menetap. Memperbaiki setiap yang rusak, dan membersihkan semua yang kotor. Namun ketika seseorang siap untuk itu, justru rumah itu roboh sebelum diperbaiki. Apakah Tuhan tak merestui? Atau justru rumah itu sendiri yang sudah tak ingin lagi berdamai dengan insan? Kini, semua terserah pada realita yang akan dipimpin semesta untuk berjalan. Tak harus memaksa untuk berdiri tegak, tertidur lemahpun tak masalah jika ada yang siap menopang. Sesimpel itu sebenarnya hidup, namun sampai detik ini setiap manusia selalu memperkeruh kehidupan dengan kebodohan yang diada-ada saja.
All Rights Reserved
#39
renata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HADIAH DARI LANGIT [END]
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  • Become an Extra or Main Character [END]
  •  ANATHA
  • Halycon
  • ARGALAND
  • Raina Maramitha
  • FIZYA
  • I'm okay (END)
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )

Hai! ||bantu follow dan kasih vote ya.. 🤗 kasih sarannya kalau ada yang tidak nyambung, cerita ini mungkin mengandung bawang,selamat membaca. || *** _ALEYA SANDRA_ _Gadis mungil yang sering kali melihat sosok lelaki melintas di gang saat tiba waktu sholat, seakan mengajak dia untuk jatuh cinta kepada Tuhannya. Sampai suatu ketika ia harus kehilangan penglihatan matanya akibat kecelakaan. WAHAI betapa indah takdir ini, benar-benar indah. Mulut ini bungkam menyaksikan keajaiban yang sebelumnya tidak ingin ku percaya, lalu Kau suguh aku dengan wajah teduh ini, Memberitahu bahwa apa yang selama ini ku dengar, itu nyata. Allahu Akbar beritahu aku bagaimana cara bersyukur atas apa yang ku saksikan ini. *** "Jika aku meninggalkan sesuatu yang memberatkanmu mintalah bantuan pada Allah, dia yang selalu kamu anggap baik. Dan benar, Dia memanglah Maha Baik. kamu tidak akan menemukan yang lebih baik dari-Nya, aku bersumpah atas nama Allah bahwa Dia akan membantumu melewati hal berat itu." _sangat mencintaimu lagi!_ Jadilah kamu bidadari ku di surganya sang Maha Baik itu _Aleyaku_ Tertanda ABIMA PIRDAUS Hadiah apakah yang telah Allah siapkan untuk seorang Aleya? Bagaimana kisah selanjutnya!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines