We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Luka Yang Terdalam

Luka Yang Terdalam

  • WpView
    Reads 3,757
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Mon, Jan 9, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Blurb: Cinta pertama ternyata tak seindah ekspetasi. Mencintaimu sama saja melukai diriku sendiri. Semakin aku mencintaimu, semakin terluka hati ini. Kamu bagai bunga mawar, indah dipandang sampai aku ingin memilikinya dan itu menjadi nyata. Namun, ketika aku mendapatkan bunga mawar, bunga mawar malah melukai tanganku dengan duri-durinya. Begitulah kamu, ketika aku mendapatkan mu, kamu malah menyakiti hatiku. Aku tidak tahu yang akan terjadi ke depannya. Apakah hubungan ini akan terus bertahan? Apakah aku bisa menahan luka yang terdalam ini? Dan apakah kamu akan berhenti melukai hatiku? star: 1 Januari 2021 selesai: 31 Januari 2021
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IKHLASKU DALAM DUKA
  • DÉNOUER [✔]
  • Luka & Lara (Completed)
  • Cherish
  • Painful By Accident (Completed)
  • ARIANA
  • Don't Leave Me [END]
  • Aku benci tapi aku rindu [✓]
  • R A L A N [END]
  • Cinta Perempuan Biasa

LANJUT DI DREAME/INNOVEL. TAMAT DI SANA Sakit, saat melihat kenyataan orang yang pertama mengenalkan dan mengagungkan CINTA SEJATI dalam hidupnya justru berhianat. Bahkan saat raga belum mengurai sempurna dalam pelukan bumi. Belum sembuh dukanya, luka lain menyapa. Orang yang ia harapkan memberikan kenyamanan dan membawanya bangkit dari kesedihan justru kian menabur luka dan menambah rasa pilu di hatinya. Kinanti harus mengakui jika di dunia ini sulit menemukan CINTA SEJATI. Itu sebabnya ia memilih menghindari mereka yang terus memberinya kenangan duka. Namun nyatanya ia kembali harus memilih antara terus menghindar atau justru berbalik ia hadapi. Jika Luka demi Luka terus menyapa. Apakah yakin jika kata MAAF yang terucap dari bibir, merupakan kata yang tulus dari hati? Karna sejatinya, MELUPAKAN tidaklah semudah MEMAAFKAN. Hanya satu yang bisa ia lakukan. Mengurai seuntai kata IKHLAS walau DALAM DUKA.

More details
WpActionLinkContent Guidelines