Di Balik Mendungnya Awan - Puisi (Ongoing)

Di Balik Mendungnya Awan - Puisi (Ongoing)

  • WpView
    Reads 1,590
  • WpVote
    Votes 204
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 27, 2021
WpInfo
Poetry
Sebuah nukilan kudus daripada seorang penggembala tinta. Nah, sebuah nukilan ringkas buat kamu. Dengarkanlah laungan dan gema suaranya. Bacalah satu persatu dan rasakanlah bahangnya. Terima kasih kerana sudi meraikan suara penaku ini. - adikdiary "©® No Plagiarism" "TBC : 40 Chapters" Start: 9 Januari 2021 End:
All Rights Reserved
#3
inspirasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LUTH : HENTIAN AKHIR✓ [C]
  • Takdir Hidup Raudhah || [C] (IN EDITING)
  • My Extraordinary Husband
  • {C} Love Is Exist
  • Buku of Poem
  • TAKDIR KITA | SIBF25
  • KeKuRa & oRaNGe NoVeLiST aCaDEMY ( Ogos 2019 ) ✔
  • 𝑻𝒂𝒌𝒅𝒊𝒓 𝑲𝒊𝒕𝒂 | 𝐄𝐛𝐨𝐨𝐤
  • 𝐊𝐔𝐓𝐄𝐌𝐔𝐈 𝐃𝐈𝐀 𝐃𝐀𝐋𝐀𝐌 𝐃𝐎𝐀𝐊𝐔 | 𝐄𝐃𝐈𝐓𝐈𝐍𝐆

[sekuel novel Luth Mahfuz] BOOK #5 of 𝕳𝖎𝖏𝖗𝖆𝖍 𝕰𝖉𝖎𝖙𝖎𝖔𝖓 Sad Romance ft. Tarbiyah Warning: more romance Ada orang menyangka sudah cukup untuk meninggalkan kemungkaran namun yang wajib tidak pula dikerjakan. Ada juga merasakan diri itu lebih berhak untuk memiliki berbanding si gagal yang ada di hadapan. Luth tahu hayatnya semakin pendek dengan pemyakit yang menemani. Kehadiran si kecil Aira banyak mengajar erti kehidupan padanya di saat hubungan dengan orang sekeliling mula dibadai ombak. Yang dianggap kawan seolah-olah mahu menghalaunya terus dari kehidupan. Satu per satu ditarik hinggalah disedari yang ada cumalah pinjaman. Cinta pada si bunga akan terus mekar. Walau dia tidak dipandang. "Ibu suka tinggal dengan Luth. Luth duduklah dengan ibu, ya?" - ibu *** add to Reading List! support my new story votexkomen start: 14 oct 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines