Because Of the Past

Because Of the Past

  • WpView
    Reads 260
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 16, 2023
Mungkin untuk sebagian orang beranggapan bahwa melupakan masalalu itu sangatlah sulit. Dan itu juga dirasakan oleh seorang gadis cantik dengan hijab yang menutupi rambutnya. Gadis itu bernama Alyara Rasmira Aldama, seorang gadis yang ingin menghilangkan bayang-bayang masalalunya. Namun, semakin ia berusaha melupakan semakin ia teringat. Bertahun-tahun ia coba menghilangkannya. Namun tetap saja nama itu, senyuman itu, dan apapun yang ada pada dirinya selalu berputar kembali di otaknya bak video yang di putar otomatis oleh sang empu. Lalu cara apa yang bisa digunakannya untuk mengusir pikiran itu? Baca yukk!! Biar lebih mudah, jangan lupa follow✨✨ Terimakasih 💥💥
All Rights Reserved
#271
duka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rehat (Proses Revisi)
  • [Bukan] Cinta Pertama
  • Aletta Inara [SUDAH TERBIT]
  • Hopeless
  • "Luka Dalam Senyuman: Kisah Nara"
  • Menyerah atau Bertahan?
  • you again ✔
  • RUMAH?
  • ARSAV

Duka kehilangan masih pekat-pekatnya pada saat itu, namun tubuh kecil Asyara justru terpojok sebab disalahkan berulang kali oleh anggota keluarga yang merasa murka. Asyara tidak punya niat untuk membunuh, apalagi merenggut nyawa mamanya. Demi Tuhan, Asyara juga tidak ingin mama pergi secepat itu. "Ma, Papa marah sama Kakak. Kata Papa, Mama harus dikebumikan karna kenakalan Kakak." "Kenapa Mama tidak bangun pas orang-orang timbun badan Mama pakai tanah? Kakak tidak bisa gali tanahnya lagi, tanahnya terlalu banyak. Tunggu Kakak besok, ya? Kakak mau ajak Papa bantu Kakak gali tanahnya lagi. Tenaga Papa kan besar." Asyara kecil tidak tahu bahwa semenjak hari itu dimulai, penderitaannya juga dimulai. Asyara tidak sepenuhnya mengerti mengapa semua orang tiba-tiba berlaku berbeda kepadanya. "Ma, Papa kok pukul Kakak, ya? Padahal Kakak cuma minta tolong Papa buat bantu Kakak gali tanahnya. Kakak rindu, Mama. Mau peluk Mama yang lama."

More details
WpActionLinkContent Guidelines