LAKSIJA
  • WpView
    MGA BUMASA 12
  • WpVote
    Mga Boto 9
  • WpPart
    Mga Parte 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Dec 30, 2021
"Makasih ya Senja.. Udah mau nemenin Galaksi sampai saat ini.." ..... Senja bertemu seorang laki laki yang bisa mewarnai hidupnya. Senja yang merupakan tipe anak yang pendiam, seketika berubah sejak bertemu Galaksi. Bumi dan langit seakan akan mengatakan bahwa mereka akan terus bersama. Namun semua dipatahkan oleh kenyataan. Salah satu dari mereka ditakdir kan untuk pergi. Takdir memang tak bisa lagi dirubah. Apa yang sudah ditulis oleh Tuhan, tak lagi bisa dihapus. Kenangan semasa itu, tak dapat dihapuskan dari memori di kepala. Semua perasaan yang dulu, kini kian kembali terkurung dalam ruang dalam hati. Dan tak dapat lagi terbuka oleh siapa pun.. Truly Love, Keii.
All Rights Reserved
#672
anaksma
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Cerita di Balik Senja
  • Rintik Hujan
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • SELANG (Senja dan Langit) [TAMAT]
  • Langit.
  • BLUE HOUR (Rona Senja di Langit Biru)
  • Nothing Vain Love
  • Fajar & Senja
  • Langit Senja [end]
  • Senja Kaylara [ END ]

"Senjanya bagus banget," suara gadis kecil yang sedang berdiri menatap langit yang berwarna oranye dengan angin yang menyapu pelan wajahnya. "Ayah... Ayah lihat! Langit nya bagus banget," Jawab gadis kecil itu dengan senyum bak bulan sabit pada wajahnya. Laki-laki berbadan tegap dengan struktur wajah yang tidak jauh dengan gadis kecil di hadapannya, kini berjongkok untuk menyamakan tingginya dengan gadis itu. Lebih tepatnya, mereka adalah sosok ayah dan seorang anak. "Senja, Senja tahu, kenapa ayah memberi nama Senja, itu 'Senja'?" mendengar pertanyaan yang tidak bisa di jangkau oleh pikiran anak kecil yang bernama senja itu, ia hanya menggeleng. Lalu, ia bertanya " memangnya kenapa ayah?" Tanya Senja pada sang Ayah. "Karena Senja itu indah, dia juga ikhlas, dan dia selalu mengingatkan ayah pada almarhum ibu kamu, Senja." Senja mengerutkan alisnya, ia bingung dengan apa yang ayahnya ucapkan. "Senja masih nggak tahu maksud ayah." "Nggak papa sayang, saat ini Senja memang belum mengerti. Tapi nanti, Ayah yakin kamu pasti mengerti maksud ayah. Oke Langit Senja?" "Oke ayah!" Senja memeluk Ayah nya dengan erar tanpa sekat sedikitpun.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman