LET ME BE YOURS

LET ME BE YOURS

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 26, 2021
Namanya Ainara. Biasa dipanggil Nara. Ia senang sekali bisa kuliah Fakultas Bahasa dan Sastra Olympus. Di kelasnya, ada seorang mahasiswa, wajahnya kearab-araban. Kulitnya hitam manis, berambut tebal dan panjang sebahu. Ia memakai kacamata. Dadanya bidang dan tinggi sekitar 170 an sekilas kupandang. Itu hanya prediksi saja. Karena ketika Nara berada di dekatnya, tingginya hanya sedada pemuda itu. Setiap hari ia rajin ke musala kampus. Sungguh, itu membuat Nara makin mengaguminya. Di kota besar zaman sekarang, mendapati lelaki yang rajin beribadah adalah hal yang sangat langka. Nada semakin terpesona padanya karena ia juga kharismatik. Nara sendiri adalah anak seorang ustadz di kampung, tapi penampilannya kalau di sini, jauh dari kenyataan ketika berada bersama kedua orang tuanya di kampung. Ia bahkan melepas jilbabnya, berpakaian kasual dengan kaus dan celana jins adalah kegemarannya. Kalau abahnya tahu, beliau pasti sangat marah. Selama ini gadis cantik berlesung pipi itu berhasil menutupi semuanya dari orangtuanya. Tapi, yang ia herankan, ia justru menyukai si pemuda yang rajin ke musala. Padahal, terkadang ia kesal dan keki dengan penampilan abahnya yang menurutnya udik karena senang memakai sarung dan peci saat ke masjid. Belum pula ceramahnya yang panjang lebar, membuatnya pusing tujuh keliling. Semua menjadi dilema tersendiri baginya. Tanpa disengaja, Nara sering ikut kajian di musala kampus dan tergoda mengikuti kegiatan musala walau penampilannya masih begitu-begitu saja. Namun, ia senang, karena teman-teman menerimanya dengan baik. Entah kenapa, memakai pakaian lebar dalam pandangannya terkesan kampungan dan enggak modis. Ditambah lagi akan terlihat seperti ibu-ibu.
All Rights Reserved
#5
penerbitolympus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Allah Selalu Bersamaku
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Mengejar Cinta Ustadz (TAMAT)
  • KEINARA (End)
  • tasbih cintaku
  • Ipar Impian
  • Suffering Of Life (Revisi)
  • Waiting For You [TAMAT]
  • LENTERA KEABADIAN By Rawnaa

Arumi Keyra Alexander, berusia 21 tahun, Arumi memiliki kecantikan alami dengan kulit putih, mata coklat yang mirip dengan ibunya, hidung mancung, dan alis tebal. Kehidupan tanpa figur ayah dan kurangnya perhatian membuatnya berkembang menjadi pribadi yang keras kepala, emosional, dan berani. Kehidupan Arumi di warnai dengan kebebasan tanpa batas agama. Karena tumbuh dalam lingkungan keluarga yang tidak mengutamakan nilai-nilai agama, sehingga ia menjadi gadis yang tidak tertarik dengan hal-hal keagamaan. Hingga suatu ketika, ia tiba-tiba mengambil keputusan yang membuat semua keluarganya terkejut. Langkah ini membuat perlawanan keras dari keluarganya yang tidak memahami dibalik keputusannya. *** Plak! Kepala gadis itu langsung menoleh ke kiri saat mendapat tamparan keras dari ibunya. Sangat jelas raut wajah wanita paruh baya itu langsung berubah saat mendengar ucapan Arumi. Malam itu, pukul 20:00, rumah hanya dihuni oleh Sarah dan Arumi, karena ketiga saudaranya belum pulang. Sarah yang biasanya pulang larut malam dari butik, malah mendadak pulang lebih awal. Alhasil, terjadilah adu cekcok antara ibu dan anak itu. "KAMU GILA HAH?!" bentak Sarah Lagi-lagi Arumi menggeleng "Ngga Ma, aku ngga gila. Keputusan ini udah aku pertimbangin beberapa hari lalu, tapi aku ngga pernah punya kesempatan bicarain ini karena mama selalu sibuk" "Ngga! Mama ngga setuju!" tegas Sarah Arumi memelas "Mah, pleasee" "Kalau Mama bilang ngga, ya ngga!" Sarah bersikukuh °°° Sebenarnya, apa yang mendorong Arumi mengambil keputusan besar ini? Apakah ada motif yang tersembunyi dibalik perubahannya, atau memang murni keinginannya sendiri? Dan apakah perubahan ini akan membawa kebahagiaan dan kedamaian bagi Arumi? Ataukah mungkin, malah sebaliknya? Terus ikuti kelanjutan kisahnya... . . . MURNI HASIL PEMIKIRAN AUTHOR‼️ Yang plagiat, kuku jempolnya copot😠 Happy Reading!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines