Yang Patah Tumbuh [END]

Yang Patah Tumbuh [END]

  • WpView
    Reads 707,399
  • WpVote
    Votes 37,101
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadComplete Sun, Jun 14, 2026
"Aku cinta kamu, dari dulu sampai sekarang aku cinta kamu," tukas Ariska. "Waktu nggak bisa merubah perasaanku, Ryan." Ryan menelan salivanya dengan serat saat melihat mata Ariska yang berkaca-kaca. Rasanya ia ingin merengkuh tubuh wanita itu ke dalam pelukannya dan menenangkannya. Persis seperti yang ia lakukan dulu jika melihat gelagat resah Ariska. Lamunan Ryan terputus oleh dentingan ponsel yang beruntun. Dengan cepat, sebagai pengalihan, Ryan merogoh ponselnya dan membaca pesan yang baru saja masuk. Istriku: •Kamu pulang jam berapa? •Mau aku masakin apa? Rank 01 #Selingkuh (04/05/21)
All Rights Reserved
#27
love
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SALAH RASA (TAMAT)
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • CERITA KITA [Lengkap]
  • my perfect revenge (End)
  • When Would It Be [TAMAT]
  • Dia Suamiku (ENDING)
  • DANDELION (Aku bukan Orang Ketiga)
  • Izinkan sekali saja
  • BEKAS

"Gue bakal sering dateng kesini, dan lo harus menerima gue dengan tangan terbuka. Anggap aja ini pelarian gue saat gue gak bisa sama dia,saat dia lagi sibuk dan saat gue lagi bosen. Itu syarat dari gue,dan gak bisa ditoleransi dengan apapun." "Jangan bercanda?!" *** Hanya karena sebuah balas budi,dia meminta lebih. Permintaan yang konyol dan tak masuk akal. Berusaha menolak namun dia acuh dan tak peduli. Lantas apa yang harus dilakukan? Menerima dengan pasrah dengan fakta yang menyakitkan, Atau lari seperti seorang pecundang yang tak mau menepati janji. *** Pertemuan dengan sepasang kekasih itu membuat kehidupan Harum berubah. Gadis itu merasa menyesal mengapa dari sekian banyak manusia, harus berurusan dengan kekasih orang. Harum benci dengan dirinya yang lemah mudah diperdaya oleh sosok laki-laki bermata tajam itu, Alan. *Cover by @fitrialjazera_

More details
WpActionLinkContent Guidelines