For him, She was.

For him, She was.

  • WpView
    Reads 160,880
  • WpVote
    Votes 15,490
  • WpPart
    Parts 49
WpMetadataReadComplete Sat, Jun 13, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
-Book 2- Bagi Zayn Malik, dengan atau tanpa seorang Katya Maguire, hidupnya memang takkan pernah sama lagi. Seperti awalnya saat Katya datang ke hidup Zayn, membuat Zayn jengkel dan kesal setengah mati, tetapi entah bagaimana Katya berhasil mengambil hati Zayn dan membuat Zayn cinta setengah mati kepada Katya, hingga akhirnya Katya meninggalkan Zayn. Ketika Zayn akhirnya menemukan kebahagiaannya sendiri, kenyataan yang mengejutkan membuatnya terguncang. Sekali lagi, Zayn melihat dunia dengan cara yang berbeda. © 2014 All Rights Reserved
All Rights Reserved
#517
zaynmalik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • I Love My Stepbrother ✔
  • Half a heart
  • You, Me & Love [COMPLETED // Zayn's]
  • Give Your Heart A Break (Harry Styles)
  • Last First Kiss (Zayn Malik)
  • For You, I am.
  • ELEANOR
  • Dear Brother | Zarry

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines