Wildan: The Murder

Wildan: The Murder

  • WpView
    Leituras 32
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, jan 13, 2021
WpInfo
Ficção
Mistério
Wildan adalah seorang pria berusia dua puluh tahun. Setiap hari ia tak lepas dari pakaian lengan panjang dan celana panjang. Ia memiliki seorang adik perempuan bernama Tiana. Tiana adalah satu-satunya orang yang mengetahui bahwa di balik pakaian lengan panjang Wildan tersimpan berbagai luka. Tidak hanya luka secara fisik, tetapi juga luka batin. Sejak kecil, Wildan dipaksa menjadi sempurna oleh orang tuanya, terutama di bidang akademis. Ia dipaksa untuk belajar dan belajar dan tidak boleh sedikit pun memperoleh nilai buruk. Jika meras tertekan, Wildan tidak boleh menangis. Sejak usia dua tahun pun, Wildan akan dihukum jika tantrum. Hal ini membuatnya tidak bisa menangis, sehingga ia sering melukai dirinya sendiri. Suatu saat, Wildan kehilangan kedua orang tuanya dalam kecelakaan ketika ia berusia enam belas tahun. Wildan tetap tidak menangis, tetapi membuatnya semakin melukai diri. Tiana, yang tahu rahasia kakaknya, akhirnya memilih untuk bekerja dan tidak melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi dengan maksud supaya bisa membawa kakaknya ke psikiater. Suatu saat, Tiana diculik oleh seorang laki-laki muda. Wanita itu diperkosa dan dibunuh. Ketika mengetahui hal itu, untuk pertama kalinya Wildan menangis tanpa henti selama berhari-hari. Sejak saat itu, ia mencoba bangkit dan membalaskan dendamnya kepada pria yang sudah memperkosa dan membunuh adiknya. Di tengah mencari pembunuh adiknya, Wildan mendapati kenyataan kalau adiknya diperkosa oleh beberapa orang. Wildan pun secara tak sengaja menjadi pembunuh berantai.
Todos os Direitos Reservados
#926
mentalhealth
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • My Eyes On You
  • Can You Hear Me? (ebook sudah ada di play store)
  • In Bed With The Enemy
  • 𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄
  • Sangkar si Biru [On Going]
  • Devon [END]
  • Entangled

⚠️Warning Detected⚠️ -Mengandung unsur kekerasan -Tekanan psikologis -Mental Health -Self harm -Toxic Relationship -Adegan berdarah #Tidak untuk usia 17 tahun ke bawah.# (CERITA INI BANYAK DILEBIH LEBIHKAN.) Vote ya kawand Blurb: Arazian Santles merasa berhak memonopoli hidup Tania. Alasannya sederhana, karena gadis itu adalah tunangannya. Laki laki itu terobsesi dengan kesempurnaan. Setelah bertunangan, mungkin obsesinya bertambah, yaitu Tania. Aturan yang harus diperhatikan sedetail mungkin: Tania harus sempurna, tidak cacat walau seujung kuku pun dan mematuhi semua yang ia perintahkan. Dari semua sikap otoriter Araz, Tania tercekat. hidupnya bak dibangun tembok tinggi yang sukar dihancurkan. Saat ingin lepas dari ikatan tak kasat mata, Araz selalu membawa seribu tekanan yang berhasil membuat Tania tunduk kembali. Rumor Araz sosok menyeramkan dan aneh, kini disadari setelah hidup berdampingan. Tania frustrasi, tapi juga tidak bisa. __________________________________________________ "Araz, ya? Dia laki laki keren yang menakutkan. Meski begitu, satupun perempuan tidak ada yang menyukainya. Araz ... aneh." -Anonim siswa Cakrawala- "Oh, Araz si mata merah? Dia monster menjijikan yang pernah membunuh anjing kesayanganku. waktu itu kita memang masih kecil, tapi sampai sekarang aku membencinya."-Anonim siswa Cakrawala- "Bagaimana bisa kulitnya sangat putih pucat dengan bola mata merah menyala? Dia memang tampan, tapi ketampanannya menakutkan."-Anonim siswa Cakrawala- Pada hakikatnya, Semesta saja merestui hubunga Tania dan Arazian. __________________^__^ FOLLOW + VOTE + KOMEN.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo