Meja Wejangan [Proses Revisi]

Meja Wejangan [Proses Revisi]

  • WpView
    LECTURAS 583
  • WpVote
    Votos 61
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadConcluida lun, sep 29, 2025
#Wmchallenge30days [Mission Completed] Garuda Pranadipta. Bukan burung atau lambang negara. Bukan juga ketua geng atau cowok populer. Hanya seorang remaja yang menginginkan kebebasan untuk mencapai cita-citanya. Sayap Garuda patah terjebak dalam sangkar yang dibuat oleh ayahnya sendiri. Menjadi satu-satunya anak, ia selalu dituntut ini itu menjadi nomor satu. Dan harus menurut apa kata ayah. Hingga puncaknya ketika makan malam kala itu. ✨✨✨ Copyright © 2021
Todos los derechos reservados
#720
completed
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • BRONDONG || BL Lokal
  • Figuran Tanpa Peran [END]
  • MY EX-RIVAL
  • De Andere Weg
  • Change The Protagonis Fate (END)
  • GRAVARENZO
  • PERIHELION
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu

Arsya Julian atau yang kerap kali di sebut Asa kembali ke kampung halamannya setelah 2 tahun bekerja di perantauan, Asa memilih pulang karena sudah mendapat pekerjaan yang fleksibel dan juga nyaman untuknya menjadi guru online lintas negara bagi murid yang ingin belajar bahasa Indonesia dan matematika. kepulangannya di sambut hangat oleh seluruh keluarganya asa si anak bungsu harus rela hidupnya di ganggu oleh para keponakannya. Tidak di sangka sewaktu jogging bersama keponakan terbesarnya Asa bertemu dengan seorang yang semasa SD kerap kali menjahilinya entah menyembunyikan sendal miliknya, menakuti dirinya dengan serangga membuat asa kecil kesal di buatnya. Rian Farez Pradipta Anak yang selalu usil padanya sudah berubah menjadi lelaki dewasa dengan tubuh tinggi besarnya dan kulit tan terlihat maskulin berbanding terbalik dengan tubuh asa yang kurus, pendek dan kulit asa yang putih karena jarang terkena matahari. publis : 27-02-2026

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido