New Life

New Life

  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, mar 3, 2021
Mereka yang selama ini memberiku kasih sayang, kebahagiaan dan kehangatan , ternyata bukan mereka yang harusnya memberikan ku semua itu. Mereka yang sebenarnya datang, berterimakasih pada yang tidak seharusnya dan membawaku pergi dengan janji untuk memberi sejuta kebahagiaan yang lebih, pertanyaan nya kenapa tidak dari dulu mereka ada? "Kalau lu tanya gua kecewa? Pasti. Ya... Gimana kenyataan gua seharusnya emang di sini"- Nasta aku bisa berkunjung ke sebelumnya namun tidak bisa kembali. Akan kah aku akan bahagia?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Empty | 00L NCT Dream
  • The Pieces Of Happiness
  • TUJUH PINTU
  • Berlian Kagastra
  • kakel ; sehun✔
  • Perihal Sandwich(End)
  • Our Emergency Calls
  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓
  • You're MINE

Di panti asuhan adalah hal yang bahagia untuk mereka. Byan yang tidak tau keberadaan kedua orang tuanya dan hanya di nafkahi oleh kakek dan neneknya yang sedang mengurus perusahaan di luar kota bahkan luar negeri, Arlen yang jarang bisa merasakan kehangatannya sebuah keluarga dan hanya bisa merasakannya saat runtuh atau berhasil, Galih yang merupakan anak dari ibu dan bapak dari panti asuhan dan merupakan anak tunggal, dan yang terakhir adalah Juna yang tidak tau arti kehangatan keluarga sebenarnya itu apa. Punya banyak teman, punya adik-adik asuh, juga bertemu dengan banyak orang tua yang terpaksa menitipkan anaknya ke panti untuk urusan di luar kota bahkan ada yang sampai di luar negara. Bagi Byan, bertemu dengan teman-temannya adalah keberkahan sesungguhnya. Kalau ada yang mau merawatnya pun, dia tak butuh. yang di butuhkan adalah tiga sahabat nya. Mereka sudah saling bergantung satu sama lain. Bahkan kalau bisa, Byan menyerahkan hidupnya demi kebahagiaan sahabatnya. "Sahabat gue harus tau rasanya kebahagiaan." -Byan "Kita itu satu. Kita tetap kita. Empat tetap empat. Ga kurang, ga lebih." -Arlen "Yang gue butuh itu kalian. Gue butuhnya kalian. Selain kalian, ga ada lagi!" -Galih "Dari kecil bareng, sedih bareng, main bareng, nangis pun bareng. Makan aja kadang bareng. Kalau mati? gue sendiri aja. Lo semua bahagia aja dulu, ya?" -Juna [100% FICTION] [Friendship] [Harsh words]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido