XALTERIUS

XALTERIUS

  • WpView
    Reads 1,517
  • WpVote
    Votes 85
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 23, 2021
Farhan Aditama Santoso, adalah salah satu inti dari Xalterius yang kaku, dingin dan misterius. Sifatnya yang dingin membuatnya tak tersentuh. Sampai semua itu terbantahkan saat hadirnya Caramel. Caramel Cantika Zachery, gadis berperawakan mungil yang manis dan sederhana. Tapi siapa sangka, dibalik senyumnya, ia menyembunyikan sesuatu yang besar. Sesuatu yang bisa jadi penolong, juga bisa jadi penghancurnya. Ini bukan hanya tentang cinta, bukan hanya tentang persahabatan, bukan hanya tentang rahasia. Ini lebih dari sekedar itu. Untuk mereka, Xalterius dan Caramelnya.
All Rights Reserved
#424
coldboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Caramel
  • My Stupid Heart
  • Love Story
  • Zeyra And Her Clingy Boy (END)
  • I'm Not A Troublemaker #1
  • Markxelio
  • ChikoElvana
  • CLARISSA [ On Going ]
Caramel

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?

More details
WpActionLinkContent Guidelines