Infernum

Infernum

  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 14, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Pintar, tampan, kaya, sopan, baik, dan sangat penurut itu adalah hal yang pertama kali orang lihat dariku. Tapi bagaimana jika kalian melihat dari sudut pandangku. Setiap detik yang aku lakukan dalam hidupku sangat berarti, setiap langkah yang ku ambil akan menentukan bagaimana hidupku nantinya. Sempurna itu yang sering orang katakan untukku, hidupku begitu indah dan menyenangkan. Berjalan dan tertawa seperti yang di rencanakan. Setiap langkah kakiku mambawaku makin masuk ke dalam kegelapan yang pekat. Semakin aku masuk, semakin aku hilang akan jati diriku sendiri. Sepanjang jalan hanya akan ada kegelapan, dan begitu banyak rasa sakit yang tak terlihat menyerangku. Aku akan berhenti di sini, menunggu mungkin akan ada yang datang dan menarik tanganku untuk keluar dari sini. Maukah kamu mengulurkan tanganmu untukku? ⚠️ warning!! ⚠️ Cerita ini akan mengandung beberapa kata kasar, kekerasan, dan konten yang mungkin sensitif bagi beberapa orang. Selamat membaca By. Boo_liu
All Rights Reserved
#107
devano
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Devaul • completed
  • Different
  • TIME will TELL {On Going}
  • MOYRI BERLIZHA
  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • Self Injury's(complete)✔
  • SHE IS MY TWINS
  • 0°Celcius [End]
  • You Like Me? | Kim Wooseok

Laura memang kuat. Tapi, bukankah manusia juga memiliki sisi lemah? Begitu juga dengan Laura. Walaupun cewek itu selalu bilang jika dia baik-baik saja dan selalu menutupi semua lukanya dengan senyuman, orang-orang tidak bodoh untuk tidak tau jika cewek itu rapuh. Laura sudah berusaha sebisa mungkin untuk tetap kuat saat ia dicaci maki, dibenci, juga dibully dan disiksa, tapi cobaannya terlalu berat hingga akhirnya ia memilih untuk menyerah. Tapi, ia juga memilih untuk berpikir lagi. Apakah dengan cara menyerah, semuanya akan selesai? Jawabnya tidak. Maka dari itu, Laura kembali, memilih menyelesaikan semuanya lalu dia akan pergi karna kehadirannya hanya dianggap sebagai 'pembawa sial'. Walau dengan cara kembali, ia akan kembali disakiti, bahkan jauh lebih parah dari sebelumnya. Tapi, apapun itu, akan Laura lakukan untuk orang yang ia sayang. ______________________ "Dan pada akhirnya, semuanya pergi. Kembali ninggalin gue dalam kesedihan, keheningan, dan kekecewaan." - Laura. Rank 1 in #penyakitan tgl 08/03/21 Rank 1 in #lau tgl 02/06/21 Rank 2 in #hope tgl 22/06/21 SELAMAT MEMBACA!!!🥰🖤

More details
WpActionLinkContent Guidelines