Bin Fulanah

Bin Fulanah

  • WpView
    Membaca 131,478
  • WpVote
    Vote 14,637
  • WpPart
    Bab 39
WpMetadataReadLengkap Rab, Nov 23, 2022
Kepulangan Mahmud ke kampung halaman disambut masalah pelik. Astri, anak majikan ibunya, hamil di luar nikah. Laki-laki yang menghamilinya tak mau mengakui, apalagi menikahi. Astri memilih menggugurkan kandungannya. Di luar dugaan, ibunda Mahmud memintanya untuk menikahi Astri. Mahmud yang sudah punya rencana masa depan sendiri, terpaksa memenuhi permintaan ibunya. Menikahi Astri, yang sebenarnya juga tak bersedia untuk menikah dengannya. Kehadiran anak laki-laki membuat hubungan keduanya mengalami kemajuan. Sayangnya, orang-orang dari masa lalu datang secara bersamaan, membuat biduk pernikahan yang mulai membaik kembali runyam. Meski sulit, dua manusia yang sama-sama dijatuhkan oleh keadaan mencoba untuk bangkit. Berharap sakinah, meski tak menutup kemungkinan akan berakhir dengan kata pisah.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#127
suamiistri
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • BUKAN PILIHAN KU
  • Wedding Accident [END-KARYAKARSA]
  • Langit Madinah
  • Disty and The Baby
  • Ashilla [TERBIT] ✓
  • Kembali Jatuh Cinta
  • Larasati : Mempelai Pengganti [END]
  • Takdir Cinta Hanafa
  • Not Seen
  • BAIT-BAIT TAKDIR

Cinta tak selalu dimenangkan oleh mereka yang saling mencintai tapi cinta itu tentang bagaimana cara kita ikhlas. Di balik cadarnya, Aisyah Humeyrah menyimpan luka yang tak terlihat-dijodohkan dengan pria dari mazhab berbeda, hidup dalam rumah yang sepi meski ada dua orang di dalamnya. Ia masih belum lulus dari pondok, tapi sudah harus menunaikan bakti sebagai istri. Sementara itu, Imam-pemuda yang mencintainya dalam diam-hanya mampu mencintai dari kejauhan, dengan doa yang tak pernah putus. Pernikahan yang awalnya tampak tenang berubah menjadi luka-luka kecil yang terus ditelan Aisyah dalam diam. Mas Hadi, suaminya, semakin sibuk dengan dunia sendiri, memperlakukannya seolah tak lebih dari pelengkap rumah. Di tengah keterasingan itu, Aisyah tetap mengajar, tetap belajar, dan tetap sabar. Tapi sampai kapan kesabaran bertahan jika cinta hanya berjalan satu arah? Ini adalah kisah dua insan yang terpisah oleh takdir, mazhab, dan dinding rumah yang tak memantulkan cinta. Tapi di antara sabar dan ikhlas, mereka belajar satu hal: bahwa mencintai bukan selalu memiliki, tapi mendoakan dalam senyap, hingga langit sendiri yang menjawab.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan