We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Waiting for The Train [Oneshoot]

Waiting for The Train [Oneshoot]

  • WpView
    Reads 174
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Jan 12, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Author: HAVEYOUSEENTHISGIRL (Ate Deni) Genres: Romance - School Life - Shoujo - Slice of Life - Tragedy Indonesian Translator: mars_mnts Status : Completed Kenapa sih, setiap kali aku akan menyatakan perasaanku, kereta selalu menghentikanku? Kataku dalam hati: Apa aku akan benar-benar membiarkan kereta itu menghentikan perasaanku? Itu saat aku menarik napas dalam-dalam, dengan kedua tanganku di sisi mulut, aku teriakan, "Aku menyukaimu!" Tapi saat aku berteriak, pintu sudah tertutup dan kereta berangkat. Tak peduli sekencang apa debaran hatimu dan bahkan jika dia di dekatmu, jika sebuah kereta lewat, dia tidak akan mendengarnya. Si pemuda: "Hai." Si gadis: "Halo."
All Rights Reserved
#343
shoujo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • •END• My Husband With Scholar Syndrome
  • Became the Terminally Ill Supporting Male Lead's Rabbit Spirit
  • You're not alone
  • Lifeocado
  • Youth Of Lily
  • [BL END] Sleeping Bunny / Nemuru Usagi / 眠る兎
  • "Transfer Student wa Kodoku ja Nai"
  • I'm Spying on the Heroine in an Otome Game World
  • [BL END ] Withdrawal Syndrome / 戒断反应 / Sindrom Penarikan

Pengarang: Grumpy Crab Genre: Josei, Romance, Slice of Life [[RAW TANPA EDIT]] [[Untuk bacaan pribadi, sebelumnya udh ada yg TL rawnya, tapi kynya udh dihapus, jadi mau upload ulang buat di baca]] Mu Xiaoya hidup selama dua puluh enam tahun sebelum dia tahu bahwa dia memiliki penyakit genetik mendadak. Tidak ada obat untuk itu, dan hanya ada kematian yang menunggunya. Sebelum dia meninggal, banyak orang datang mengunjunginya, tapi dia paling terkesan dengan Bai Chuan. Bai Chuan adalah tetangganya, anak autis dengan sindrom sarjana. Pada saat itu, wajahnya penuh bekas luka putus asa: "Saya - saya mempelajari semua catatan medis Anda, tetapi saya tidak memiliki cara untuk menyelamatkan Anda." Mu Xiaoya tertegun: "Kamu seorang dokter?" Bai Chuan: "Aku bukan ... ..." Penyakit Mu Xiaoya adalah penyakit genetik. Kecuali jika gen diubah, tidak ada kemungkinan sembuh. Namun, Bai Chuan adalah satu-satunya orang yang mencoba menyembuhkannya setelah dia jatuh sakit. Mu Xiaoya: "Mengapa kamu akan menyembuhkanku?" Bai Chuan: "Aku ingin menikahimu." Mu Xiaoya tertawa: "Jika kamu menikah denganku, kamu akan segera menjadi duda." Bai Chuan bersikeras: "Aku - aku ingin menikahimu." Bai Chuan, yang memiliki gangguan kognitif, tidak bisa mengungkapkan maknanya dengan baik, dan hanya bisa mengulanginya berulang-ulang. Kemudian, Mu Xiaoya masih mati. Ketika dia bangun, dia kembali ke musim panas kelulusan kuliahnya. Bai Chuan: "Aku ... aku ingin menikahimu." Mu Xiaoya: "Bagus." Cahaya bintang di mata Bai Chuan adalah pemandangan paling indah yang pernah dilihat Mu Xiaoya dalam hidupnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines