Alfino
  • WpView
    Reads 1,534
  • WpVote
    Votes 951
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 13, 2021
"Lo cantik," kata Alfa. Seketika Alya dibuat terbang oleh perkataan Alfa. Alya menunduk menyembunyikan pipinya yang sudah merah. "Jangan berharap gue nembak lo, Masih kelas 8 gak boleh pacaran!" sambung Alfa dan Alya pun mendongakkan kepalanya dan kembali menatap mata Alfa. "Siapa juga yang mau di tembak sama cowok pakboy kaya lo?!" ujar Alya dan berjalan meninggalkan Alfa. "Tidak semua cowok itu pakboy," ujar Alfa. Alya berhenti dan menoleh ke belakang. "Betul, ada juga yang Babi," balas Alya dan kembali berjalan meninggalkan Alfa. "Jangan ngomong kasar dong! Nanti nggak cantik," tegur Alfa dan berlari menyusul Alya. "Bodo!" balas Alya dan berusaha mempercepat langkahnya. "Awas aja lo jalan buru-buru, ntar ada. Kik kikikik," kata Alfa menakut-nakuti. Karena ditakut-takuti oleh Alfa. Alya berteriak dan berbalik lalu memegang lengan Alfa. "ALFAA!!!"
All Rights Reserved
#4
kisahsmp
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVANSA [Completed]
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • NVL school💛💜
  • RION IS MY MANTAN!
  • RAFKA [REVISI]
  • SI TAMPAN AERO
  • 𝐖��𝐢𝐝𝐨𝐰𝐞𝐫? ✓ (Belum Revisi)
  • They Don't Know About Me!!!
  • Persona
  • AL - TA [END]

Cerita ini merupakan sequel dari My Enemy Is My Husband, cerita yang aku tulis sebelumnya Dan ini merupakan kelanjutan dari cerita tersebut yang menceritakan tentang perjalanan hidup anak-anak mereka "Sini"ucap Alin setelah kembali ke kamarnya tadi sambil menepuk pahanya, Vansa pun hanya menurut "Kenapa bisa berantem?"tanya Alin sambil mengobati luka Vansa "Gak tau, tadi dia tuba-tiba nyerang gitu aja"jawab Vansa sambil menatap wajah serius Alin dari bawah "Emang iya?"tanya Alin lagi "Iya Angelina Salsa Fernando"jawab Vansa sambil mengubah posisinya menghadap ke perut Alin "Masih sakit?"tanya Alin sambil mengelus pipi Vansa "Masih! Kalo belum lo cium"ucap Vansa sambil menatap wajah Alin "Sa ae modusnya lo bambank"cibir Alin sambil menekan luka pada pipi Vansa "Sakit Alin!"ketus Vansa "Eh maap lupa"jawab Alin cengengesan sambik mengusap pipi Vansa "Masa diusap doang sih! Kan gue mintanya di cium"ucap Cup "Udahkan"ucap Alin setelah mencium pipi Vansa yang lebam tadi "Emm jadi makin sayang"ucap Vansa sambil memeluk punggang Alin masih dengan posisi berbaring dipaha Alin "Tidur gih"titah Alin "Sama lo ya?"pinta Vansa dengan wajah memelas Dari pada gantung mendingan langsung baca:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines