Alya's Story

Alya's Story

  • WpView
    Reads 273
  • WpVote
    Votes 80
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 12, 2021
Dia Alya Almira. Seorang gadis yang dituduh membunuh Ibu kandungnya sendiri. Ternyata dunia memang kejam, mereka hanya menilai dari apa yang didengar tanpa mau tau kebenarannya. Selain tidak memiliki kebahagiaan dalam keluarga, ternyata Alya juga tidak memiliki kebahagiaan dalam Cintanya. Mampukah gadis manis bertubuh mungil itu melewati lika liku kehidupannya? Melewati dunia bak neraka? ____________________________________________ "Dasar anak gak tau diri! Gak tahu malu! Pembawa sial! Murahan!" caciannya berapi-api. "Mah, tolong aku, Papah jahat, Mah." ucap lemah gadis itu. ___________________________________________ "Al, gue mau ke Greja dulu. Lo jangan lupa Shalat, ya?" ujar Rey, dengan lembut. Sesekali memperlihatkan deretan giginya. "Iya Rey, jangan lupa sebut nama gue ya, di dalam doa lo." Alya terkekeh dengan apa yang dia ucapkan barusan. "Iya dong, jangan lupa juga sebut nama gue di dalam sujud lo," Rey membalas candaan Alya dengan kekehan. **** Selamat membaca 🤗 [JANGAN LUPA FOLLOW AKUN KU YAAA, hehehe] JANGAN LUPA, SIMPAN DI PERPUSTAKAAN KALIAN😸 VOTE, KOMEN, DAN FOLLOW CERITANYA 🤗😸
All Rights Reserved
#531
hancur
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • TAKDIR ALYA
  • Cold Prince
  • AIRA [On Going]
  • I'am Belva
  • Anna's Secret [END]
  • Brokenhome [ END ]
  • ALETA
  • destroyed °||on going||°

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines