Kenapa Aku?

Kenapa Aku?

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 16, 2021
"Lo bisa ga sih hargain usaha orang sedikit saja?! Pantesan dari dulu lo slalu di musuhin teman-teman lo di sekolah!" ucap Cia meledak-ledak. Dadanya kembang kempis, tangannya mengepal erat dan kulit putihnya nampak memerah. Jika di dunia kartun mungkin sudah ada asap di kepala Cia. "Diam!" bentak Ica. "Apa?! Memang bener kan kalo lo itu egois, maunya menang sendiri!" "Memang ... memang gue egois, tapi seenggaknya gue bukan pembunuh!" Ucap Ica tenang namun menusuk tajam. Sejenak Cia tak bisa bernafas, ia memejamkan matanya kembali dan menatap Ica dengan pandangan kosong. "Gue pembunuh ya?" Ica tersenyum miring. "Ya! Lo ... pembunuh. Lo ... pembawa sial! Harusnya lo aja yang mati. Pergi!" sarkasnya. #salamjabo_writingmarathon #challengemenulis3bulan @redaksisalam_ped
All Rights Reserved
#1
salamjabo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dancing for the Star [TAMAT]
  • SLOWLY
  • GALANG [SELESAI]
  • Belia & Keandra (END)
  • Ketua Osis Vs Kapten Basket
  • Darrel My Bad Husband [Terbit]
  • Ily3000 [COMPLETED🦋]
  • LOVE STORY SAVA
  • Laskar Jingga
  • MOZILA [TERBIT]

Adara, seorang gadis berusia 15 tahun, merasa bahwa dirinya buruk rupa, apalagi ketika orang-orang membandingkannya dengan Ananda, abangnya yang merupakan cowok pintar, tampan, dan rajin. Adara merasa bahwa abangnya sempurna, tidak seperti dirinya. Adara sering merasa minder dan insecure karena merasa tidak punya hal yang bisa dibanggakan, kecuali menari. Adara suka menari, tetapi ia tidak percaya diri jika harus menari di depan banyak orang. Ia merasa malu pada penampilan fisiknya yang menurutnya tidak menarik. Suatu waktu, ada lomba menari yang diadakan oleh SMA tempat Adara bersekolah. Marvelo, sahabat Adara, sangat mendukung Adara untuk mengikuti lomba tersebut. Tadinya Adara tidak mau mengikuti lomba tersebut karena tidak percaya diri, tetapi suatu kejadian besar menyangkut Marvelo membuat Adara mau mengikuti lomba tersebut meskipun dirinya masih sering minder dan sulit untuk percaya diri. Apakah Adara bisa melawan rasa takutnya untuk tampil percaya diri? Adara berharap ia bisa keluar dari rasa takutnya dan bisa memandang dunia dengan percaya diri. *Naskah ini diikutsertakan dalam dalam Writing Marathon Seluna

More details
WpActionLinkContent Guidelines