Ayana and Aldion

Ayana and Aldion

  • WpView
    Reads 158
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Sat, Feb 6, 2021
Aku AYANA AQHILA gadis yang selalu ceria orang di sekitarku suka memanggil ku dengan sebutan ana jujur saja aku tidak suka dengan sebutan itu karna membuat aku terdengar seperti anak kecil,aku bersekolah di SMA GARUDA dan sekarang aku kelas XI MIPA 2 aku pun tidak tahu mengapa aku harus masuk IPA. Nama ibu ku Nina dia seorang Ibu rumah tangga dan juga mempunya cafe dia sangat cantik dan juga cerewet dan ayah ku bernama Samba dia seorang Dokter. Aku mempunyai kakak laki laki yang sangat menyebalkan tapi kata orang orang dia sangat tampan HUEK. ALDION FAREZA kerap disebut dengan sebutan Dion nama yang cocok dengan orang nya yang ganteng dan tinggi dia mempunya senyum yang manis dan mata nya yang selalu terlihat kosong seakan akan mempunya rahasia besar di dalam hidup nya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HIGH SCHOOL ( END ).
  • Why?
  • Bad boy & Fake bad girl✅
  • Dava&Dena {END}
  • Diano Dan Aila
  • aku Dan kakak osis [ON GOING]
  • Mencintai Si Kutu Buku ( On Going )
  • DIONA [END]
  • Two Love in one STORY
  • ABIYA...

Hay!!! Namaku Kamila, lengkapnya Kamila Anastasya Wijaya. Aku lahir di Kota Jakarta,kota metropolitan.Aku hidup dengan keluarga yang sederhana, semuanya serba berkekurangan. Namun kami mencoba untuk tetap mensyukurinya. Ayahku bernama Fiandani Purnama Wijaya,dan kami sering memanggil dia dengan sebutan papa Pian.Namun orang-orang sering memanggilnya bapak Fian. Ibuku bernama Modesta Pertiwi, namun kami sering memanggilnya mama Modesta orang-orang pun sering memanggil ibuku seperti itu. Aku juga memiliki 2 o rang saudara dan saudari kandung, yaitu seorang kakak perempuan bernama Amelia Claudianti Wijaya yang biasa dipanggil Kaka Amel dan adik laki-lakiku bernama Armando Julio Wijaya. Aku sangat bahagia memiliki mereka. Aku bersekolah di SMA Merah Putih, setelah aku lulus dari SMP Pelita Harapan. "Eh,,eh,, loe ngapain,,, awas ya kalo loe macam-macam" aku menjadi sangat ketakutan sembari melangkah mundur. "Udah diam ajah" ketusnya sembari terus membuka kancing kemejanya dan perlahan-lahan berjalan mendekatiku, sehingga aku tak bisa kemana-mana karena tubuhku telah bersandar pada sebuat tembok gerbang sekolah. Aku pun tak mampu berbuat apa-apa. "Eh loe mau ngapain,,, ehh jangan macam-macam ya,, gue teriak ni" ketusku dengan suara yang agak keras sembari menunjuk-nunjuknya dengan mata melotot dan wajah penuh kegelisahan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines